Kamis, 27 April 2017

Gubernur tinjau banjir dan beri bantuan

id jambi, Gubernur tinjau banjir dan beri bantuan
Gubernur tinjau banjir dan beri bantuan
Jambi - Gubernur Jambi Zumi Zola didampingi Bupati Batanghari Syahirsyah meninjau banjir di Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Minggu (12/3). (Foto Antarajambi.com/ist)
Jambi, Antarajambi - Gubernur Jambi Zumi Zola meninjau rumah-rumah masyarakat yang terendam banjir di Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Minggu, dan memberikan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di wilayah itu.

Bantuan yang diberikan yakni berupa beras sebanyak satu ton, lauk pauk sebanyak 200 paket, selimut dan matras sebanyak 180 helai, terpal 150 lembar dan makanan siap saji.

Di posko banjir tampak bantuan dari pemerintah, baik dari Pemerintah Pusat melalu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Provinsi Jambi, maupun dari Pemerintah Kabupaten Batanghari.

Zola menyatakan, dibeberapa kabupaten dan kota di Jambi terjadi musibah banjir, dan Pemerintah Provinsi Jambi telah memberikan berbagai bantuan dan menekankan agar seluruh korban banjir harus mendapatkan bantuan.

"Kalau masih kurang, tolong laporankan dan berikan kepada kami, kalau provinsi juga kekurangan, saya yang akan minta kepada bu Menteri Sosial," kata Zola.

Zola juga mengimbau masyarakat untuk sama-sama mendoakan agar banjir cepat berlalu dan masyarakat terdampak banjir bisa kembali beraktivitas.

"Kita berdoa agar bencana ini bisa kita lewati. Kita berdoa dan berusaha kita mohon doa dari seluruh masyarakat Provinsi Jambi agar banjir ini bisa cepat dilalui, dan alhamdulillah di Batanghari ini saya mendapat laporan sudah mulai surut," katanya.

Dia juga menyebutkan bahwa ada program dari pemerintah pusat jika sawah masyarakat gagal panen karena terendam banjir. Dimana akan diberikan bantuan Rp6 juta untuk satu hektare lahan sawah namun harus terdaftar dulu. Sebab itu harus didata.

Menurut Zola, terjadinya banjir dipengaruhi oleh kondisi iklim secara global, kemaraunya lebih panjang daripada musim hujan. Musim hujan memang lebih pendek, tetapi debit airnya besar yang mengakibatkan terjadi banjir dan bukan hanya di Jambi, tetapi juga di provinsi-provinsi lainnya.

"Yang kedua, adanya daerah yang pasang surut. Yang ketiga harus kita kaji apakah ada kaitannya dengan aktivitas perusahaan-perusahaan perkebunan yang membuka lahan. Ini harus ada laporan dari kabupaten-kabupaten, kalau memang seperti itu harus kita tindaklanjuti," tegasnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi menyatakan sebanyak 15.682 rumah warga di provinsi ini terendam banjir akibat meluapnya sungai-sungai di daerah tersebut. Sedangkan warga yang terdampak banjir sebanyak 50.714 jiwa.(Ant)

Editor: Dodi Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2017