Minggu, 24 September 2017

BPCB rekomendasikan penanggulangan abrasi makam Raja Jambi

id berita jambi terkini, makam orang kayo hitam, BPCB rekomendasikan penanggulangan abrasi makam Raja Jambi
Jambi, Antarajambi.com - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BCPB) Jambi merekomendasikan kepada pemerintah daerah setempat untuk segera menanggulangi situs makam Raja Melayu Jambi Orang Kayo Hitam di Desa Simpang, Tanjungjabung Timur, Jambi, dari ancaman abrasi Sungai Batanghari.

"Makam Orang Kayo Hitam itu berada di tepi badan Sungai Batanghari dan saya lihat terancam abrasi, sehingga butuh sekali perhatian," kata Kepala BPCB Jambi Muhammad Ramli di Jambi, Rabu.

Ramli yang mengaku pernah mengunjungi kawasan makam itu menyebutkan, kondisi makam Orang Kayo Hitam itu hanya berjarak beberapa meter dari badan aliran sungai.

Pemda Kabupaten Tanjungnabung Timur kata Ramli, harus segera memperhatikan keberadaannya dengan membuat pengempang air (dam) sehingga dampak pengikisian tanah di sekitar kawasan perkuburan itu dapat segera ditanggulangi.

"Kita merekomendasikan agar pengikisan tanah di pinggiran sungai khususnya yang terdapat makam tersebut bisa ditanggulangi," katanya menjelaskan.

Orang Kayo Hitam kata Ramli menjelaskan, adalah seorang Raja Melayu Jambi yang merupakan anak dari Datuk Paduko Berhalo yang wafat pada abad ke-15. Selain Orang Kayo Hitam, Datuk Paduko Berhalo juga memiliki anak bernama Orang Kayo Pingai.

Pada masanya itu, Orang Kayo Hitam dikenal sangat pemberani dan sakti, saat pemerintahan kerajaan dibawah kepemimpinan kakaknya Rang Kayo Pingai.

Berdasarkan catatan BPCB Jambi, di kompleks pekuburan itu terdapat empat buah makam, yakni makam Orang Kayo Hitam, istrinya (Puteri Mayang Mangurai) dan makam kucing peliharaan Orang Kayo Hitam.

Makam Orang Kayo Hitam berbentuk persegi panjang berukuran 5,2 meter x 1,5 meter. Sedangkan makam Puteri Mayang Mangurai berukuran 3,7 meter x 1,4 meter.

Pada hari-hari tertentu di kawasan makam itu dapat menjumpai para peziarah atau wisatawan yang datang ke pemakaman itu.

"Saat hari-hari tertentu kawasan makam Orang Kayo Hitam itu banyak dikunjungi warga yang berziarah," kata Ramli menambahkan.


Editor: Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga