Jambi (Antaranews Jambi) - Harga ayam broiler dan cabai di pasar-pasar tradisional di Jambi stabil paskamogoknya pedagang berjualan di Pasar Induk Tradisonal Angsoduo pada, Rabu malam hingga, Kamis (4/1) dinihari.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi, Ariansyah di Jambi, Jumat, mengatakan mogoknya sejumlah pedagang daging, ayam, dan pedagang cabai di Pasar Angsoduo Jambi sempat mengakibatkan pasokan barang langka dan harga melambung.

Namun berdasarkan hasil monitoring harga oleh Disperindag, harga beberapa kebutuhan pokok di pasar tersebut berangsur stabil.

"Seperti di Pasar Angsoduo daging ayam broiler turun dari harga Rp40 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram. Kemudian cabai merah dari Rp48 ribu turun Rp45 ribu per kilogram," katanya.

Namun cabai rawit hijau mengalami kenaikan harga dari R50 ribu menjadi Rp52 ribu per kilogram disebabkan berkurangnya pasokan.

Sedangkan di Pasar Tradisional Simpang Pulai dan Talang Banjar, daging ayam broiler juga mengalami penurunan harga dari Rp40 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram disebabkan bertambahnya pasokan.

Sementara harga cabai rawit hijau di dua pasar tradisional itu juga mengalami kenaikan dari Rp50 ribu menjadi Rp52 ribu per kilogram disebabkan berkurangnya pasokan ke pasar tersebut.

Dikatakan Ariansyah, akibat ada beberapa pedagang yang melakukan aksi mogok berjualan karena belum mau dipindahkan, barang menjadi langka dan sulit didapat serta harga tinggi.

Namun saat ini harga sudah stabil, karena pedagang sudah berjualan sehingga pasokan barang tersedia.


Pewarta: Dodi Saputra

Editor : Ariyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2018