Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menerima bantuan hibah tiga unit kapal jenis speedboat rescue dari tiga perusahaan swasta di Jambi untuk dioperasikan oleh  Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi untuk membantu penanganan masalah perairan di Provinsi Jambi baik sungai maupun pantai.

Pemberian hibah tiga unit kapal rescue oleh pihak swasta tersebut diterima  Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi di lokasi wisata air Danau Sipin, Kota Jambi, Senin, yang dihadiri ketiga perusahaan pemberi hibah  PT Pratiwi Putri Sulung, PT Yosindo Jayaraya dan PT WC.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terimakasih atas wujud kepedulian pihak swasta kepada Kepolisian Jambi dengan menghibahkan tiga unit kapal tipe C3 jenis kapal skip rescue.

"Kita doakan, semoga pihak yang peduli sama kepolisian untuk tidak bosan membantu dan ke depannya bisa menambah kapal seperti ini lagi untuk Polda Jambi," kata Firman Shantyabudi kepada media.

Dijelaskan Kapolda, Sungai Batanghari memiliki banyak anak sungai yang menghubungkan antar wilayah perairan yang letaknya sangat sulit terjangkau dengan kapal tipe besar yang dimiliki oleh Polda Jambi saat ini dan tingkat pelayanan terhadap masyarakat perairan belumlah maksimal.

"Saat ini kita memang membutuhkan kapal-kapal patroli perairan untuk melaksanakan dialog dengan warga perairan yang memadai dan Alhamdulillah, dengan kapal ini yang memiliki kapabilitas bisa melewati perairan dangkal ke depannya kepolisian bisa mengayomi warga yang ada di sekitar perairan anak sungai," kata Firman.

Sementara itu Direktur PT Pratiwi Putri Sulung, Agus Salim mengatakan agar tidak dinilai berapa nilai kapalnya, karena kapal ini adalah karya anak bangsa yang dikerjakan sendiri dengan kesempurnaan yang dimilik saat ini. Kapal yang didesain untuk perairan dangkal ini bisa menempuh perairan manapun.

"Kapal ini mudah dibawa kemana-mana, dengan harga yang terjangkau dan demi meningkatkan produk dalam negeri kita cintai karya bangsa," kata Presiden Direktur PT Yosindo Jaya Raya, Yos Meilano.

Dia juga mengatakan kegunaan kapal ini selain bisa untuk rescue dan juga dapat mengangkut logistik untuk masyarakat perairan pedalaman yang membutuhkannya dan kapal berkapasitas BBM dengan tangki minyak 22 liter itu memiliki spesifikasi mesin 15 PK. Kapasitas satu liter BBM bisa dipakai atau digunakan maksimal selama tiga jam dan dianggap sangat irit pengunaan BBM-nya.







 

Pewarta: Nanang Mairiadi

Editor : Syarif Abdullah


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2020