Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengecek salah satu pelaksanaan program Magang Nasional di perusahaan swasta PT Paragon, Jakarta, Selasa.

Teddy menyampaikan para peserta Magang Nasional 2025 akan mendapat banyak manfaat dari program ini. Salah satunya, adalah mendapat pengalaman dan keterampilan bekerja.

"Peserta magang akan mendapat banyak sekali manfaat, antara lain mendapat pengalaman dan keterampilan bekerja, juga mendapat pembimbingan serta pelatihan dari mentor," ujar Teddy dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Ia melanjutkan, peserta Magang Nasional juga mendapatkan uang saku atau gaji yang disesuaikan dengan Upah Minimum Kota/Kabupaten tempat lokasi magang.

Menurut Teddy, pengalaman magang di perusahaan nasional akan menjadi bekal saat peserta lulus kuliah dan terjun langsung sebagai pekerja profesional.

Di Paragon sendiri terdapat lebih dari 175 pegawai Magang Nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan yang sudah bekerja selama dua bulan.

Menurut pimpinan perusahaan Paragon, para peserta magang sangat cepat beradaptasi, berinovasi kreatif sesuai perkembangan zaman, dan sangat bermanfaat dalam meningkatkan produktivitas dan permintaan pelanggan.

Program Magang Nasional 2025 diikuti 100.000 peserta hingga pertengahan tahun ini. Pada 2026 ini, minimal 100.000 peserta magang juga akan dibuka kembali pada pertengahan tahun.

Dengan adanya program ini, para lulusan baru atau fresh graduate dapat berlomba meraih pekerjaan awal. Perusahaan-perusahaan juga memperoleh manfaat dengan mendapat pegawai magang yang dibiayai oleh pemerintah.

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia

Editor : Ariyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2026