Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi saat ini sedang melakukan pengembangan obyek wisata budaya, salah satunya penataan kawasan Lembaga Adat dan Aek Meliuk.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Batang Hari Ajrisa Windra di Bulian, Kamis, mengatakan bahwa pengerjaan yang seharusnya selesai pada 2025 terpaksa diperpanjang hingga akhir Februari 2026 karena cuaca ekstrem.
Ia menyampaikan, lokasi ini diharapkan menjadi sarana kreasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) daerah setempat.
"Nantinya, lokasi ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menggelar kegiatan seni dan budaya, bermain, atau berkumpul bersama keluarga, serta berolahraga," katanya.
Ia juga mengatakan fasilitas yang telah dibangun di area wisata ini meliputi sarana olahraga, tempat bermain anak, dan area kuliner.
Untuk itu, Ajrisa mengharapkan masyarakat dapat menjaga dan tidak merusak fasilitas yang ada, sehingga lokasi wisata ini dapat digunakan dalam jangka panjang.
Keberadaan lokasi wisata ini, diharapkan dapat meningkatkan taraf perekonomian bagi pelaku UMKM dan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung.
Penataan kawasan Lembaga Adat dan Aek Meliuk ini, tambah dia, merupakan salah satu upaya Pemkab Batang Hari dalam meningkatkan potensi wisata budaya di daerah.
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2026