Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mengusulkan 4.701 Bantuan Pasang Baru Listrik Gratis (BPBL) ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2026.
"Kita telah mengajukan usulan itu ke ESDM, mudah-mudahan bisa terealisasi untuk membantu masyarakat Jambi," ungkap Kepala Bidang Kelistrikan Dinas ESDM Provinsi Jambi, Saprial di Jambi, Kamis.
Ia menjelaskan, selain usul bantuan ke Kementerian ESDM, Pemprov Jambi turut mengalokasikan bantuan BPBL sebanyak 50 sambungan bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi tahun anggaran 2026.
Melalui dukungan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jambi, pemerintah provinsi optimis percepatan program sambungan listrik ke rumah tangga bisa dimaksimalkan menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah yang belum mampu memasang daya dari PLN.u
Menurut dia, setiap tahun usulan program pasang baru listrik gratis selalu diajukan pemerintah provinsi. Pada tahun 2025 Jambi telah merealisasikan bantuan BPBL sebanyak 4.525 sambungan dari dana APBN, ditambah 154 dari APBD Provinsi Jambi.
Berdasarkan data dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi jumlah pelanggan rumah tangga berlistrik baik dari listrik PLN maupun listrik non-PLN dengan jumlah rumah tangga total (rasio elektrifikasi) telah mencapai 99,9 persen.
Sejauh ini Provinsi Jambi masih menyisakan dua desa yang belum teraliri listrik dari PLN maupun sumber lain. Dua wilayah itu masing-masing di Desa Air Liki dan Air Liki Baru, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin.
Menurut Saprial desa tersebut merupakan wilayah yang sulit dijangkau oleh sambungan listrik dari PLN, mengingat topografi di sana merupakan kawasan perbukitan letaknya jauh dari titik terakhir sambungan listrik.
Untuk memenuhi kebutuhan itu, Dinas ESDM mendorong pemerintah Desa Air Liki dan Air Liki Baru segera mengusulkan permintaan melalui pengisian data ajuan agar desa tersebut bisa segera teraliri listrik melalui skema bantuan pembangkit listrik hemat energi tenaga surya (Solar panel).
Mengingat jika harus mengandalkan listrik dari PLN, pihaknya tidak bisa memastikan apalagi perusahaan listrik negara memiliki hitungan teknis tersendiri sebagai syarat daerah bisa mendapatkan pasokan.
"Rasio elektrifikasi Jambi sudah berada di angka 99,9 persen, kita terus mendorong pemerintah desa aktif mengajukan surat untuk wilayah terpencil (dusun) yang belum teraliri listrik," pungkasnya.
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2026