Anggota DPR RI Netty Prasetiyani meminta pemerintah untuk membentuk tim investigasi transparan guna mengusut wafatnya dr. Myta Aprilia Azmi.

"Investigasi ini bertujuan mengungkap fakta di balik dugaan kelelahan kerja yang dialami dokter magang tersebut," katanya di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan penyebab kematian dokter alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya yang mengikuti program internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Jambi, itu harus diketahui guna merumuskan perbaikan kebijakan ke depan.

"Keselamatan dokter adalah bagian dari keselamatan pasien. Kita tidak boleh menutup mata. Ini momentum untuk melakukan pembenahan total," katanya.

Dia mengatakan bahwa meninggalnya dr Myta menambah daftar panjang insiden yang juga sempat menjadi sorotan di media, terutama terkait tekanan kerja tinggi dan perlindungan minim bagi dokter muda.

Sebelum Myta, menurut dia, ada tiga dokter internship yang juga meninggal dalam tiga bulan terakhir, yakni dokter di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akibat komplikasi campak, dokter yang bertugas di Rembang, Jawa Tengah, dengan dugaan anemia dan dokter di Denpasar, Bali, akibat komplikasi demam berdarah dengue.

Menurut dia, status peserta internship yang berada di antara posisi sebagai peserta didik dan tenaga layanan kesehatan harus diperjelas.

"Kondisi ini berdampak pada lemahnya perlindungan hak, termasuk terkait jam kerja, jaminan kesehatan, serta kepastian kesejahteraan," kata dia.

Program internship, kata dia, seharusnya menjadi proses pembelajaran untuk membangun kompetensi dan kemandirian, bukan menggantikan peran tenaga medis penuh tanpa pengawasan memadai.

"Banyak laporan yang menunjukkan beban kerja tinggi, bahkan melebihi batas, serta pendampingan minim. Ini berisiko tidak hanya bagi dokter muda, tetapi juga bagi keselamatan pasien,” kata dia.

Atas hal itu, dia pun menyampaikan suka mendalam atas meninggalnya sejumlah dokter peserta program internship dalam beberapa waktu terakhir.

Rangkaian kejadian itu, kata dia, harus menjadi alarm untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem internship di Indonesia.

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Ariyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Jambi 2026