Minggu, 22 Oktober 2017

Menteri PUPR: keramba di Danau Sipin perlu ditata

id berita jambi, menteri PUR ke Jambi, Menteri PUPR: keramba di Danau Sipin perlu ditata,
Menteri PUPR: keramba di Danau Sipin perlu ditata
Jambi - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Jambi Zumi Zola memantau Danau Sipin, Kota Jambi dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Jambi, Senin (9/10). (Foto Antarajambi.com/ Dodi Saputra)
Jambi, Antarajambi.com  - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mengatakan keberadaan keramba-keramba ikan milik individu di Danau Sipin, Kota Jambi, perlu ditata ulang karena dikhawatirkan merusak kualitas air.

"Mestinya ada maksimum keramba yang dibolehkan, kalau ngak rusak kualitas airnya, padahal ini salah satu untuk air baku Jambi," katanya saat meninjau danau tersebut, Senin.

Menurutnya, usaha keramba itu milik individual, sedangkan danau punya publik. Sebab itu kepunyaan publik harus diutamakan dari kepunyaan individual.

"Kita perlu atur keramba-keramba ini, pasti lumayan keras dikit dengan masyarakat tapi ngak papa, demi untuk kebaikan ke depan harus kita jaga betul," ujarnya.

Dikatakan Menteri, tidak banyak kota di Indonesia yang punya danau di tengah kota seperti Danau Sipin, sebab itu perlu dipelihara betul keberadaan danau tersebut.

"Membuat bendungan itu tidak gampang, tapi kita terpaksa membuat bendungan untuk menampung air. Tapi di sini ada buatan alam, dan ini akan kita pelihara dengan baik," katanya.

Saat ini lanjutnya, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) sudah mengamankan pinggiran danau dengan membangun bronjong dan ke dalam waktu berencana membersihkan danau itu.

Menteri juga mengatakan kawasan Danau Sipin dengan luas 89,2 hektare itu bisa untuk rekreasi orang Jambi dan menjadi arena dayung, sehingga mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar.

"Yang jelas kita atur zona-zona untuk keramba, ngak boleh lagi seperti ini, rusak nanti. Nanti kita atur pembangunannya seperti apa. Jaka Baring saja bisa kita bangun dengan baik, di sini harus lebih baik," tegasnya.(Ant)

Editor: Dodi Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2017