Kota Jambi (ANTARA) - Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Mei 2025 turun sebesar 2,65 persen dibandingkan bulan sebelumnya dari 157,69 juta dolar Amerika Serikat (AS) pada April 2025 menjadi 153,52 juta dolar AS pada Mei 2025.
"Penyebab utama turunnya nilai ekspor Provinsi Jambi Mei 2025 adalah turunnya ekspor pada komoditas karet dan olahannya, komoditas pulp dan kertas, komoditas migas, serta komoditi batu bara," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi Agus Sudibyo di Jambi, Selasa.
Ia menambahkan, sampai Mei 2025, kelompok pertambangan memberikan kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Provinsi Jambi, yaitu sebesar 50,66 persen, diikuti kelompok industri sebesar 42,95 persen, dan kelompok pertanian sebesar 6,39 persen.
Kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Provinsi Jambi adalah ekspor kelompok pertambangan yaitu sebesar 50,66 persen, diikuti kelompok industri sebesar 42,95 persen dan kelompok pertanian sebesar 6,39 persen.
Bila dirinci menurut komoditi, kelompok industri didominasi oleh karet dan olahannya yang memberikan kontribusi mencapai 17,59 persen.
Kata Agus, penyumbang kontribusi terbesar dari kelompok pertambangan yaitu minyak dan gas yang mencapai 46,86 persen. Sedangkan dari kelompok pertanian, komoditi pinang memiliki sumbangan 4,37 persen.
Secara umum nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Mei 2025 ke beberapa negara utama mengalami penurunan.
Ekspor Provinsi Jambi yang mengalami penurunan adalah ke Singapura, Jerman, Perancis, Cina, Amerika Serikat, dan Taiwan. Sedangkan pergerakan naiknya nilai ekspor dapat diamati ke negara Malaysia, Thailand, Jepang, India, dan Korea Selatan.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.