Kabupaten Bungo (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris mendorong Kabupaten Bungo menjadi Pusat Kegiatan Nasional (PKN), karena dinilai posisi wilayahnya strategis dan kesiapan infrastruktur cukup pendukung.
"Kami mengusulkan Bungo ke Badan Perencanaan Nasional (Bapenas) jadi PKN. Jika status itu bisa dipenuhi, nanti kegiatan nasional bisa banyak dilakukan disana," kata Gubernur Jambi Al Haris saat kunjungan kerja di Muaro Bungo, Rabu.
Gubernur menyebut, Bungo merupakan etalase wilayah barat Provinsi Jambi dari sektor perkembangan ekonomi. Termasuk memiliki fasilitas pendukung yang sama seperti Kota Jambi, karena adanya rumah sakit dan bandar udara (bandara).
Selain itu, berdasarkan data Pergerakan Wisatawan Nusantara (Wisnus) dan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Provinsi Jambi pada 2024 ada sebanyak 5.056.717 orang, di antaranya 12.138 merupakan wisman.
Dari angka itu, Al Haris mengatakan lebih separuhnya melalui Bungo.
"Lebih dari setengah, pergerakan wisatawan melalui Bungo. Mereka menuju ke objek wisata di Merangin, Kerinci termasuk ke Sumatera Barat," ujarnya lagi.
Upaya untuk mewujudkan PKN, pemerintah provinsi dan kabupaten di daerah ini fokus mengembangkan apron bandara termasuk rencana menambah panjang landasan pacu (runway).
Bupati Bungo Deddy Putra menambahkan Kabupaten Bungo merupakan pusat ekonomi, pendidikan dan kesehatan Jambi wilayah Barat yang bersinggungan dengan sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat dan Riau.
Ia berharap pengembangan apron bisa segera direalisasikan agar pesawat ukuran besar air bus bisa mendarat, sehingga bermuara pada peningkatan aksesibilitas dari dan menuju Kabupaten Bungo.
Deddy mengatakan, Kabupaten Bungo menjadi daerah penyangga bagi kurang lebih 2,9 juta jiwa masyarakat yang tersebar di sembilan kabupaten kota di Jambi, Sumbar, dan Riau.
Berdasarkan data, sembilan wilayah yang bertumpu dengan Bungo meliputi Kabupaten Tebo, Merangin, Sarolangun, Kerinci dan Kota Sungai Penuh (Provinsi Jambi) Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, Kota Sawah Lunto (Sumatera Barat) dan Kuantan Sengigi (Riau).
"Bungo diharapkan jadi pusat logistik, maka percepatan bandara tidak bisa ditawar," kata Deddy pula.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.