Jambi (ANTARA) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jambi (Unja) menciptakan dan menggelar pelatihan inovasi penggunaan tulang ikan sebagai pupuk organik di Desa Ibru Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam memanfaatkan limbah tulang ikan sebagai pupuk ramah lingkungan, dengan teknik ini diharapkan kesuburan tanah dapat meningkat sehingga mendukung hasil pertanian yang lebih baik," kata Pimpinan Tim Pengabdian Unja Prof Dr Ir Hj Anis Tatik Maryani, M.P di Jambi, Rabu.

Sebanyak 15 peserta dari kalangan ibu-ibu PKK Desa Ibru terlibat dalam pelatihan inovasi penggunaan tulang ikan sebagai pupuk organik. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memudahkan proses pembelajaran.

Selain materi teori tentang pemanfaatan limbah tulang ikan, peserta juga melakukan praktik langsung, mulai dari pengumpulan tulang ikan hingga proses pembuatan pupuk organik yang ramah lingkungan. Antusias peserta terlihat sepanjang pelatihan.

Pelatihan ini merupakan langkah awal untuk membekali masyarakat, terutama ibu-ibu PKK, dengan keterampilan baru dalam penggunaan tulang ikan sebagai pupuk organik.

"Kegiatan ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesuburan tanah dan hasil pertanian. Dengan memanfaatkan limbah tulang ikan, diharapkan produk yang dihasilkan dapat mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di desa," kata Anis Tatik.

Ria Ayu salah satu peserta pelatihan mengungkapkan antusiasnya terhadap kegiatan ini dan ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami, selain belajar teknik baru, kami juga terinspirasi untuk menerapkan pupuk organik dalam usaha tani.

Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, tetapi juga mendorong para ibu-ibu PKK di Desa Ibru untuk berinovasi dalam penggunaan tulang ikan sebagai pupuk organik.

Dengan memanfaatkan limbah yang melimpah, diharapkan produk pupuk yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan berpotensi untuk digunakan secara luas dalam praktik pertanian.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kewirausahaan, serta memberikan alternatif ramah lingkungan bagi masyarakat.

Tim Unja berharap pelatihan penggunaan tulang ikan sebagai pupuk organik di Desa Ibru dapat berlanjut, dengan rencana monitoring dan pendampingan lebih lanjut untuk mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan di desa itu.

Melalui program ini, diharapkan Desa Ibru dapat berkembang menjadi salah satu sentra inovasi pupuk organik berbasis limbah ikan di Jambi, dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan mengoptimalkan potensi ekonomi desa. Usaha ini diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah, hasil pertanian, serta memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga di desa.

Tim pengabdian Unja juga menggelar pelatihan pembuatan sirup dan teh dari buah pedada di Desa Ibru, Kabupaten Muaro Jambi, pada Juli hingga Agustus 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan wirausaha, khhususnya ibu-ibu PKK dan generasi muda desa, serta memperkenalkan teknik pengolahan buah pedada menjadi minuman sehat yang bernilai ekonomis.

"Kami berharap pelatihan pembuatan sirup dan teh dari buah pedada di Desa Ibru dapat berlanjut, dengan rencana monitoring dan pendampingan lebih lanjut untuk mendukung pengembangan usaha minuman sehat di desa tersebut," kata Anis Tatik.

 

 



Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026