Jambi (ANTARA) - Panen padi di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi yang dilakukan TNI bersama rakyat menjadi bukti kemanunggalan TNI-rakyat untuk menuju ke swasembada pangan di daerah dan nasional.
Dalam wujud nyata memperkuat kemanunggalan TNI-rakyat, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Hari Purwanto bersama Bupati Tebo Agus Rubiyanto melaksanakan panen raya padi di Desa Teluk Singkawang, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Sabtu.
Kehadiran Danrem beserta rombongan menuju lokasi panen raya menjadi simbol dukungan TNI terhadap program swasembada ketahanan pangan nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Suasana penuh keakraban tampak saat Danrem dan Bupati Tebo bersama para petani setempat memanen padi di hamparan sawah yang menguning.
Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan hasil kerja keras petani, tetapi juga penguat komitmen TNI AD untuk selalu hadir mendampingi rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian pangan.
"Panen raya ini merupakan bukti nyata bahwa ketika TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat bersatu, maka ketahanan pangan akan semakin kokoh dan hal ini sejalan dengan program Asta Cita presiden yang menempatkan swasembada pangan sebagai salah satu prioritas utama," kata Brigjen TNI Hari Purwanto.
Bupati Tebo Agus Rubianto juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Danrem beserta jajaran TNI yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan TNI tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk ketersediaan pangan.
Kegiatan panen raya ini diharapkan dapat memotivasi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tebo dan sekitarnya.
Panen raya di Desa Teluk Singkawang menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kunci dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Dengan semangat gotong royong, diharapkan Indonesia semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
Pewarta: Nanang MairiadiEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.