Kota Jambi (ANTARA) - Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2025, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi menggelar Lomba Inovasi Sentra Ketahanan Pangan antar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di provinsi itu.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," kata Kakanwil Ditjenpas Jambi, Hidayat di Kota Jambi, Sabtu.
Menurut Hidayat, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi bentuk nyata dukungan jajaran pemasyarakatan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.
Ia menyampaikan, lomba sentra ketahanan pangan tahun 2025, diikuti oleh seluruh Lapas dan Rutan di Provinsi Jambi, dengan kategori penilaian meliputi inovasi pertanian, produktivitas lahan, diversifikasi pangan, dan keberlanjutan program.
Berbagai produk unggulan dipamerkan, mulai dari hasil pertanian hortikultura, peternakan, perikanan, hingga olahan pangan berbasis hasil produksi WBP.
Unit Pelaksana Teknis (UPT) menampilkan produk inovatif seperti pupuk organik, hidroponik, serta budidaya ikan lele dan sayuran di lahan terbatas.
Setelah melalui proses penilaian ketat, Ditjenpas Jambi memberikan penghargaan kepada tiga UPT Pemasyarakatan terbaik yang dinilai berhasil mengembangkan model sentra ketahanan pangan berbasis kolaborasi (Pentahelix).
Menurut Hidayat, kegiatan tersebut diharapkan lapas mampu menciptakan program pembinaan kemandirian semakin kuat, berdaya guna, dan memberi dampak positif tidak hanya bagi WBP, tetapi juga masyarakat luas.
Lomba mendatangkan tim penilai terdiri dari Balai Pelatihan Pertanian Jambi (Bapeltan), Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifudin Jambi (UIN STS Jambi), dan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam.
Dalam kegiatan tersebut, juara pertama diraih oleh Lapas Kelas IIB Muara Bulian, disusul Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal sebagai juara kedua, dan Lapas Kelas IIB Sarolangun sebagai juara ketiga.
"Saya apresiasi atas upaya setiap UPT Pemasyarakatan dalam mendukung program kemandirian dan ketahanan pangan nasional," kata Hidayat.
