Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mendorong Tempat Penitipan Anak (TPA) atau daycare di wilayah setempat berstatus ramah anak agar para orang tua merasa lebih aman dan percaya menitipkan anak mereka.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Jambi Noverintiwi Dewanti di Jambi, Selasa, mengatakan seluruh penyelenggara telah diajak berdiskusi untuk memenuhi indikator menuju standarisasi TPA ramah anak karena hingga saat ini belum ada TPA atau daycare yang berstatus ramah anak di wilayah setempat.
Daycare ramah anak merupakan unit layanan pengasuhan yang disediakan perusahaan melalui sinergi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Pelindungan Anak, sebagai dinas teknis yang melaksanakan urusan pemenuhan hak anak.
"Salah satu indikator penting TPA ramah anak adalah harus memiliki CCTV sebagai alat pengawasan terhadap pola asuh anak selama berada di tempat penitipan. Dengan begitu pengawasan lebih transparan dan orang tua merasa lebih tenang," katanya.
Berdasarkan hasil inventarisasi lapangan DPPMPA pada 2024, terdapat sebanyak 23 TPA atau daycare berizin yang beroperasi di seluruh wilayah Kota Jambi, yang dikenal juga dengan sebutan Taman Asuh Ceria (Tara).
Saat ini, kata dia, DPPMPA melakukan evaluasi terhadap seluruh TPA dan telah memilih tiga TPA yang dinilai siap diajukan ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) untuk dilakukan standarisasi.
"Proses standarisasi ini dilakukan gratis oleh kementerian. Kalau dilakukan secara mandiri seperti sertifikasi International Organization for Standardization (ISO), biayanya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah," kata dia.
Pihaknya mengatakan setelah tiga TPA tersebut mendapatkan pendampingan dan sertifikasi dari KemenPPPA, mereka diharapkan dapat menularkan praktik dan standar tersebut kepada 20 TPA yang lain.
"Kami berharap ke depan, semua TPA di Kota Jambi dapat memenuhi standar ramah anak agar para orang tua merasa lebih aman dan percaya menitipkan anak mereka," kata Noverintiwi.
