Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menyiapkan sekitar 4.000 judul buku digital untuk masyarakat.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Jambi Arzi Efendi di Jambi, Rabu, mengatakan layanan buku digital itu disediakan melalui platform iJambiKota untuk mempermudah akses literasi bagi seluruh warga.
Layanan tersebut disiapkan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan literasi tanpa harus selalu datang ke perpustakaan.
Jenis buku yang tersedia antara lain kesehatan, ekonomi, hukum dan pertanian dengan jumlah masih terbatas.
Ia mengatakan, masyarakat Kota Jambi kini memiliki dua pilihan untuk mengakses buku, yaitu berkunjung langsung ke perpustakaan atau membaca melalui layanan digital.
Menurut dia, kehadiran buku digital justru melengkapi layanan konvensional dan tidak mengurangi minat masyarakat untuk datang langsung, karena kunjungan ke perpustakaan tidak terpengaruh oleh kemajuan teknologi, termasuk keberadaan aplikasi buku digital.
Berdasarkan data Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Jambi, kunjungan masyarakat terus meningkat setiap bulan dengan rata-rata per hari mencapai 150 orang pengunjung.
"Alhamdulillah, kunjungan tetap meningkat meski masyarakat kini juga memiliki akses ke buku digital," katanya.
Pemerintah setempat menargetkan pengunjung perpustakaan 2025 sebanyak 50 ribu orang, baik dari pembaca digital, layanan perpustakaan keliling maupun kunjungan langsung ke perpustakaan.
Pihaknya menganggarkan minimal Rp20 juta per tahun untuk pengadaan koleksi buku perpustakaan daerah dalam bentuk fisik dan digital.
Pengadaan untuk penambahan buku bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan bantuan dari masyarakat. Bantuan buku yang telah diterima lalu diperiksa kelayakan terlebih dahulu, jika terjadi kerusakan maka dilakukan perbaikan kemudian buku dimanfaatkan dan diolah sesuai dengan jenis koleksi melalui tahapan pemindaian ke sistem.
