Kota Jambi (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Jambi mendorong komunitas sebagai motor penggerak dalam menciptakan masyarakat sadar dan menghormati nilai hak asasi melalui penyaringan informasi secara bijak serta menyebarluaskan di lingkungan masing-masing.
"Kita berharap setiap komunitas sebagai agent of change dalam lingkungannya masing-masing. Sekaligus menjadi motor penggerak dalam menciptakan masyarakat yang sadar dan menghormati nilai-nilai HAM," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenham Jambi, Sukiman di Jambi, Senin.
Menurut dia, kegiatan yang diikuti oleh berbagai komunitas dan kelompok masyarakat memiliki peran strategis dalam penyebarluasan nilai-nilai HAM di lingkungan masing-masing.
Melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta pembekalan teknis, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai prinsip HAM, mekanisme pemenuhan hak oleh negara, serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM.
Lanjut dia, kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa nilai-nilai HAM tidak hanya dipahami di tingkat institusi, tetapi juga dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh lapisan masyarakat di Jambi.
Beragam komunitas di Kota Jambi turut hadir, mulai dari organisasi penyandang disabilitas seperti Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Jambi, Perkumpulan Perempuan Disabilitas Indonesia (PPDI), komunitas seni dan budaya, kelompok perempuan, komunitas siber seperti, hingga komunitas literasi, olahraga, dan kepemudaan.
Melalui penyampaian materi, dialog, dan diskusi interaktif, peserta dibekali berbagai pemahaman mengenai prinsip dasar HAM, mekanisme pemenuhan hak oleh negara, serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM.
"Kehadiran komunitas-komunitas tersebut mencerminkan luasnya spektrum masyarakat yang berperan dalam penyebarluasan nilai-nilai HAM," jelas Sukiman.
