Jambi (ANTARA) - Tim Satreskrim Polres Muaro Jambi berhasil meringkus komplotan spesialis pencurian sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Kecamatan Jambi Luar Kota/Kabupaten Muaro Jambi.
“Dari enam anggota sindikatnya, ada tiga pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyian mereka di wilayah Kabupaten Sarolangun, Jambi,” kata Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi, AKP Hanafi Dita Utama, di Jambi Selasa.
Dia mengatakan bahwa penangkapan tiga pelaku ini berawal dari laporan warga yang kehilangan sepeda motor. Petugas kepolisian langsung melakukan penyidikan dan menangkap tiga orang pelaku dalam satu kelompok.
"Sebagian besar korbannya merupakan mahasiswa. Di wilayah Kecamatan Jaluko/Muaro Jambi terdapat dua kampus perguruan tinggi, yakni Universitas Jambi dan UIN STS Jambi," kata AKP Hanafi Dita Utama.
Tiga pelaku yang berhasil diamankan adalah Junaidi sebagai penadah, Albar sebagai eksekutor, dan Eko Sukma sebagai mekanik motor hasil curian. Polisi juga menyita 8 unit sepeda motor hasil curian sebagai barang bukti.
Albar, salah satu pelaku, mengaku telah melakukan aksinya sejak tahun 2024 di kawasan Jaluko/Muaro Jambi. Selama aksinya, pelaku telah mengambil 40 unit motor dengan cara digendong dari garasi motor.
Beberapa korban pencurian yang sepeda motornya berhasil ditemukan mengaku bahagia. Rata-rata para korban yang sepeda motornya berhasil ditemukan ini merupakan para mahasiswa dan mahasiswi.
Polisi masih mencari tiga pelaku lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), yaitu Hendri, Sabar Kiki, dan Nanang. Para pelaku yang berhasil diamankan ini terancam pidana penjara selama 7 hingga 9 tahun.
Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras kepolisian dalam mengungkap kasus curanmor yang meresahkan warga. Polisi berharap dapat terus meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Muaro Jambi.
