......Memohon keselamatan bangsa, perlindungan dari segala bencana, dan keteguhan hati bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah......
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan keprihatinan mendalam atas serangkaian bencana alam yang melanda berbagai daerah di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam surat pernyataan yang ditandatangani Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Wakil Sekjen Nazib Azca, PBNU mengajak masyarakat melaksanakan shalat gaib untuk para korban wafat dan menggelar doa bersama serta istighatsah memohon keselamatan bangsa, perlindungan dari segala bencana
“Memohon keselamatan bangsa, perlindungan dari segala bencana, dan keteguhan hati bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” tulis surat pernyataan yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Dalam surat tersebut, PBNU menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia. PBNU mendoakan agar para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
PBNU juga mendoakan kesembuhan bagi para korban luka dan perlindungan bagi seluruh penyintas.
Bencana banjir yang terjadi tiga provinsi di Sumatera telah menimbulkan korban jiwa, luka-luka, kerusakan tempat tinggal, serta mengganggu aktivitas sosial masyarakat.
Masyarakat Indonesia diajak untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan dengan saling menolong, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan dan persaudaraan dalam menghadapi ujian bencana alam yang terjadi.
PBNU menegaskan pentingnya semangat gotong royong sebagai modal sosial bangsa untuk bangkit dari situasi darurat dan membantu masyarakat yang terdampak.
Pewarta: Asep FirmansyahUploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.