Jambi (ANTARA) - Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov Pobsi) Jambi bertekad mengembalikan tradisi raihan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 Nusa Tenggara Barat-Nusa Tenggara Timur.
"Mari kita majukan cabang olahraga biliar Jambi dan mengembalikan tradisi emas di PON NTB-NTT mendatang,” kata Ketua Harian Pengprov Pobsi Jambi Rio Setiadi seusai pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar Jambi 2025 di Jambi, Sabtu.
Kejurprov Biliar Jambi 2025 resmi digelar di Black Hawk Biliar and Cafe, Kota Jambi, pada 69Desember 2025. Pobsi Jambi menurunkan 55 pebiliar dari 11 pengurus cabang seprovinsi, semuanya bersaing dalam enam nomor: 8ball, 9ball, 10ball, dan 15ball putra, serta 9ball dan 10ball putri.
"Apresiasi tinggi kepada semua pihak yang telah mendukung perkembangan biliar di Jambi kita harus terus meningkatkan motivasi dan semangat bertanding atlet, supaya bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," kata Rio.
Dia menambahkan bahwa Kejurprov kali ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ajang evaluasi dan latihan mental bagi para atlet.
Rio juga menyoroti keberhasilan Jambi di Kejurnas Biliar yang berlangsung di Jakarta, 2330November lalu. Dari enam atlet yang dikirim, Jambi pulang dengan dua medali perunggu, sebuah hasil yang patut diacungi jempol meski masih jauh dari target utama.
"Kami berharap Kejurprov ini menjadi langkah awal untuk mengasah mental dan teknik, sehingga nanti bisa kembali meraih emas di ajang nasional," katanya.
Menatap ke depan, Jambi siap menjadi tuan rumah Pobsi Pool Circuit Series pada November2026.
“Ini adalah ajang nasional dengan peserta dari seluruh Indonesia, memperebutkan peringkat nasional," jelas Rio.
Oleh karena itu ia mengajak seluruh pegiat biliar Jambi untuk bersatu memajukan cabang olahraga tersebut demi mengembalikan tradisi emas di PON 2028.
Kejurprov Biliar Jambi dibuka oleh Ketua KONI Provinsi Jambi AKBP MatSanusi yang menegaskan bahwa event ini merupakan bagian penting dari seleksi atlet untuk PON2028.
Sanusi menekankan komitmen KONI Jambi dalam pembinaan berjenjang dan kompetisi rutin, serta pentingnya kompetisi bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga untuk menempa karakter, sportivitas, dan disiplin atlet.
Dalam sambutannya, Sanusi mengingatkan akan penurunan prestasi biliar Jambi di PON 2024 AcehSumatera Utara yang hanya menghasilkan medali perunggu, sekaligus menyoroti keberhasilan sebelumnya di PON Jabar dan PON Papua di mana Jambi mampu meraih emas.
