Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota Jambi menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
"Peringatan dini cuaca dari BMKG Jambi sepanjang bulan Desember 2025 hingga Januari 2026 wilayah Kota Jambi berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Maka, status siaga darurat diperlukan agar seluruh perangkat daerah dapat bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi," kata Wali Kota Jambi Maulana usai rapat penetapan status siaga darurat tersebut di Ruang Rapat Wali Kota Jambi, Jambi, Senin.
Pihaknya melakukan rapat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta instansi terkait.
Menurut dia, langkah itu bertujuan untuk meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian materi akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak enam kecamatan yang terdampak kondisi banjir pada 12 Desember yang lalu, antara lain Kecamatan Kota Baru, Kecamatan Jelutung, Kecamatan Telanaipura, Kecamatan Danau Sipin, Kecamatan Jambi Timur dan Kecamatan Alam Barajo.
Sementara korban banjir terdapat satu orang anak berusia empat tahun meninggal dunia, satu orang anak usia 12 tahun mengalami luka dan sebanyak 78 Rukun Tetangga (RT) yang terdampak.
"Status siaga ini memiliki tujuan yaitu meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat Kota Jambi, mempercepat koordinasi lintas sektor perangkat daerah dan stakeholders terkait, serta menyiapkan sumber daya, logistik dan personil penanggulangan bencana," katanya.
Maulana telah menginstruksikan BPBD untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan, termasuk memantau titik rawan banjir, aliran drainase, serta kawasan permukiman yang berada di bantaran sungai.
Selain itu, kata dia, dinas terkait diminta memastikan saluran air berfungsi optimal dan segera melakukan penanganan jika terjadi sumbatan.
Pemkot Jambi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi agar terhindar dari hal yang membahayakan.
