Muaro Jambi (ANTARA) - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) bangun kolaborasi percepat program revitalisasi Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) MuaraJambi dengan menggandeng berbagai ahli arsitektur dan arkeologi, termasuk tokoh dan cendekiawan Budha.

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon saat berkunjung ke KCBN MuaraJambi, Kamis, mengatakan situs tersebut sangat penting bagi peradaban. Untuk itu pihaknya akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak mempercepat proses revitalisasi dengan memugar sesuai bentuk aslinya.

"Tentu kita mengundang ahlinya bersama tim ahli cagar budaya, dari ahli arsitektur, arkeologi dari Balai Pelestarian Kebudayaan, dari Walubi tokoh cendekiawan Budha yang paham tentang situs ini," kata Menbud Fadli Zon.

Menurut dia, terdapat 115 struktur candi menyebar di kawasan seluas kurang lebih 3.981 hektare itu. Dari angka tersebut pemerintah telah melakukan revitalisasi 15 candi, termasuk kawasan situs Candi Kedaton dan Koto Mahligai.

 

Berdasarkan rencana, kata dia, proses revitalisasi lanjutan akan menerapkan skema kemitraan publik-swasta (Public Private Partnership) dengan melibatkan pengawasan dari tim ahli, arkeologi, dan sejarawan, dari tokoh umat Budha yang memahami tentang struktur percandian.

Demi memudahkan proses revitalisasi, Menbud akan menjalin koordinasi dengan semua pihak, termasuk Gubernur Jambi dan Bupati Muaro Jambi. Dengan harapan KCBN MuaraJambi menjadi sebuah situs yang akan mendatangkan banyak manfaat.

Sekaligus, kata dia, diproyeksikan menjadi daya tarik wisatawan sebagai lokasi wisata religi, budaya, sejarah, kuliner, dan wisata alam, sehingga masyarakat di sekitar bisa tumbuh berkembang bersama-sama.

 

Menbud Fadli Zon menambahkan situs yang diperkirakan dari abad VI hingga 13 Masehi itu memiliki keterikatan kuat dengan bangsa luar, seperti Nalanda (India) sebagai tempat pendidikan (Budha) pada masanya. Hal itu membuktikan bahwa KCBN Muara Jambi sebagai situs komplek percandian yang cukup besar.

"Banyak yang belajar di sini termasuk tokoh-tokoh seperti I-Tshing, Dhrama Kirti, Satya Kirti pada abad sebelumnya. Jadi terutama yang beragama Budha ini menjadi salah satu bagian yang sangat penting, tidak hanya di Indonesia tapi sampai ke Nalanda," jelas Fadli Zon.

Dalam kunjungan itu Fadli Zon turut meresmikan penataan KCBN MuaraJambi, purna pugar Candi Parit Duku, Candi Gedong 1,Mendapa dan Gapura Candi Tinggi, Candi Alun Alun dan Candi Teluk 1.

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenbud bangun kolaborasi percepat revitalisasi KCBN MuaraJambi

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026