Kota Jambi (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi mengusulkan kegiatan manasik zakat dimasukkan ke dalam pembelajaran muatan lokal di sekolah setempat sebagai langkah strategis menanamkan jiwa dermawan sejak usia dini.

"Kegiatan ini hendaknya dapat berjalan berkelanjutan dan terintegrasi dalam sistem pendidikan formal melalui muatan lokal, sehingga dengan dukungan berbagai pihak penguatan literasi zakat mampu membentuk generasi yang jujur, amanah, dan peduli terhadap sesama," kata Kepala Baznas Kota Jambi Muhammad Padli usai menghadiri kegiatan Implementasi Manasik Zakat pada satuan PAUD se-Kota Jambi, Rabu.

Konsep kegiatan tersebut mengadopsi pola manasik haji, namun petugas tetap memfokuskan substansi pada pengenalan fungsi, manfaat, dan nilai sosial zakat dalam kehidupan bermasyarakat melalui praktik langsung. Kemudian didukung dengan permainan edukatif yang mengajak anak memahami pentingnya berbagi secara sederhana dan menyenangkan.

"Manasik zakat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana edukasi yang dirancang untuk meningkatkan literasi zakat bagi anak-anak," katanya.

Menurut dia, pendidikan karakter harus dimulai sejak usia dini, agar nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial tertanam kuat pada generasi muda, sehingga anak-anak terbiasa memandang berbagi sebagai kewajiban moral dan bukan sekadar pilihan.

"Kami mendorong terwujudnya pembangunan karakter yang sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia dari aspek keagamaan, sekaligus mempersiapkan calon pemimpin masa depan yang berintegritas dan memiliki kepedulian sosial tinggi," katanya.

Sementara Bunda PAUD Kota Jambi Nadiyah berharap anak dapat memahami bahwa zakat merupakan kewajiban bagi setiap individu yang mampu melalui pengenalan konsep zakat dalam kegiatan manasik zakat itu.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Disdik Kota Jambi Sugiyono beserta jajaran, Camat Jambi Selatan Darmawansyah, Lurah se-Kecamatan Jambi Selatan, Bunda PAUD se-Kecamatan Jambi Selatan, dan berbagai pihak terkait.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026