Kabupaten Kerinci (ANTARA) - Kehadiran rute baru bus Damri yang melayani penumpang dari Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan (Sumbar) menuju Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci (Jambi), merupakan solusi angkutan berbiaya murah bagi masyarakat.

"Kami mengapresiasi langkah dari pemerintah pusat. Rute baru Damri ini sangat membantu masyarakat dalam menghubungkan dengan provinsi tetangga," kata Bupati Kerinci Monadi di Kerinci, Rabu.

Menurut dia, layanan bus perintis tersebut sudah lama diusulkan dan awal 2026 sudah terealisasi, meski saat ini baru melayani rute pendek.

Namun, kehadiran rute bus tersebut diyakini menjadi solusi transportasi bagi masyarakat untuk mendapatkan alternatif angkutan berbiaya murah.

Ia menilai, layanan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang dilalui rute perjalanan, seperti warga di sekitar kaki Gunung Kerinci, khususnya di Kecamatan Kayu Aro dan Gunung Tujuh.

"Walau jarak tempuh masih pendek, kami bersyukur karena masyarakat mendapatkan kemudahan aksesibilitas," tambah Monadi.

Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus berupaya agar pemerintah pusat dapat memperluas jasa layanan angkutan darat tersebut.

Minimal melintasi rute jalan nasional yang menghubungkan antar-ibu kota kabupaten, seperti rute Kerinci menuju Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi.

Sebelumnya, pada akhir Februari lalu (24/2), Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama anggota Komisi V DPR RI telah meresmikan layanan perintis ini di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Padang Aro.

Bus Damri angkutan perintis ini menetapkan tarif yang sangat terjangkau. 

Penumpang umum dikenakan biaya sebesar Rp8.000, sementara khusus untuk pelajar hanya dikenakan Rp3.000 untuk sekali jalan.

Rute sepanjang sekitar 47 kilometer tersebut beroperasi dua kali sehari dari Senin hingga Sabtu dengan estimasi waktu perjalanan sekitar satu jam. 

Jadwal keberangkatan dari Padang Aro menuju Pelompek dimulai pukul 07.15 WIB, sedangkan arah sebaliknya dari Pelompek ke Padang Aro tersedia pukul 15.00 WIB.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026