Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota Jambi melakukan koordinasi dengan Perum Bulog Jambi untuk mengantisipasi potensi kekurangan gula di pasaran menjelang Idul Fitri.

 

"Kami mencatat kekosongan pasokan gula di Gudang Abadi Makmur akibat menurunnya produksi pabrik, sementara permintaan masyarakat meningkat menjelang Idul Fitri," kata Wali Kota Jambi Maulana usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) gudang pangan di Jambi, Senin.

Menurut dia, kebutuhan gula yang meningkat menjelang Lebaran adalah hal wajar karena masyarakat sering menggunakan gula untuk membuat berbagai kue dan hidangan khas hari raya.

Pemerintah daerah setempat secara rutin memantau pergerakan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar serta di tingkat distributor guna memastikan stabilitas pasokan sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga saat permintaan masyarakat meningkat.

Maulana merekomendasikan agar Bulog menyalurkan sebagian stok gula ke sejumlah pasar rakyat dan segera menyampaikan usulan tersebut secara resmi melalui Tim Satgas Pangan kepada Bulog guna memastikan kebutuhan gula masyarakat tetap terpenuhi serta harga tetap stabil.

Pihaknya juga memantau ketersediaan sejumlah komoditas seperti gula, beras, minyak goreng, dan bahan pokok yang lain sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan pangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Menurut dia, keberadaan stok beras yang cukup dan harga yang terkendali menjadi hal penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama menjelang peningkatan aktivitas konsumsi pada periode Ramadhan hingga Idul Fitri.

Pemkot Jambi terus melakukan koordinasi dengan Bulog sebagai langkah antisipasi guna memastikan ketersediaan gula di pasar tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Sementara Manajer Bisnis Bulog Kanwil Jambi Ashariyanti mengatakan stok gula pasir di Bulog saat ini mencapai sekitar 30.000 ton dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan (HBK) Idul Fitri.



Pewarta: Agus Suprayitno/Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026