Jambi (ANTARA) - Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jambi dan pihak SKK Migas PetroChina International Jabung yang sangat peduli terhadap para guru dan dunia Pendidikan di Jambi.
Hal itu disampaikannya pada acara Rakor BGTK Jambi 2026 di Hotel Aston Jambi, Kamis yang dihadiri Gubernur Jambi Al Haris dan perwakilan dari PetroChina Fauzan Ibrahim selaku Acting Government and Relation Superintendent. dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan di Provinsi Jambi, mulai dari dinas pendidikan kabupaten/kota, perguruan tinggi.
"Guru adalah kunci utama dalam peningkatan kualitas pendidikan di tanah air termasuk di Provinsi Jambi,” kata Prof. Nunuk.
Program yang dijalankan oleh Kemendikdasmen BGTK Jambi bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama guru, dengan fokus pada penguatan pendidikan karakter dan kesehatan sekolah.
Prof Nunuk juga menekankan pentingnya peningkatan kualifikasi dan kompetensi para guru, dan menjadi pekerjaan besar banyak guru yang belum diangkat menjadi ASN atau tenaga kontrak atau PPPK.
“Oleh karena itu, Kemendikdasmen BGTK Jambi berupaya meningkatkan kesejahteraan para guru, terutama non ASN dan bantuan dari pihak perusahaan sangat membantu peningkatan kualitas tenaga pengajar di Jambi,” katanya.
Prof. Nunuk berharap agar para guru dapat terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan di Jambi dimana guru adalah kunci utama peningkatan kualitas pendidikan, mari kita bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jambi.
Dirjen juga mengapresiasi PetroChina Jabung dan Pemda Jambi atas peningkatan SDM guru di daerah.
“Terimakasih sekali kepada PetroChina Jabung Ltd yang sudah berkontribusi jadi donatur dalam pelatihan calon kepala sekolah,” kata Prof Nunuk.
Untuk di Jambi, PetroChina satu satunya perusahaan yang kami berikan penghargaan karena sudah luar biasa sekali membantu peningkatan SDM tenaga pendidik seperti pada guru di daerah.
Prof Nunuk juga mengatakan haL ini mungkin bisa menjadi contoh bagi perusahaan yang lain. Bagaimana bisa berkontribusi melalui CSR CSR nya untuk membantu pendidikan Indonesia lebih baik.
“Salut untuk PetroChina Jabung dan kami harapkan untuk dapat terus berkontribusi, kemarin telah membantu pelatihan bakal calon kepala sekolah dan hal itu sangat kami syukuri, mungkin bisa merambah lagi ke pelatihan yang lain.
Sementara itu Gubernur Jambi, Al Haris, juga mengapresiasi PetroChina Jabung yang telah peduli dan membantu dalam meningkatkan SDM para guru di Jambi. "Kami berharap program PetroChina Jabung terus membantu peningkatan mutu para pendidik di provinsi Jambi," katanya.
Kontribusi PetroChina International Jabung Ltd dalam mendukung program pendidikan dinilai telah membantu percepatan peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Fauzan juga menjelaskan bahwa PetroChina telah memfasilitasi sebanyak 59 guru di dua kabupaten di wilayah Provinsi Jambi, yaitu kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat untuk mengikuti pelatihan calon kepala sekolah (BCKS).
“Ada 59 guru yang kami fasilitasi untuk mengikuti pelatihan bakal calon kepala sekolah, guru guru tersebut berasal dari kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 29 orang, dan dari kabupaten Tanjung Jabung Barat sebanyak 30 orang. Jadi totalnya ada 59 guru,” kata Fauzan
Selain memfasilitasi pelatihan bagi para guru calon kepala sekolah, PetroChina International Jabung Ltd melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) juga membantu dalam peningkatan fasilitas pendidikan berupa bantuan beasiswa, pembangunan gedung perpustakaan desa, perpustakaan keliling roda empat dan roda tiga, pembangunan ruang kelas baru berserta fasilitasnya, penimbunan halaman sekolah, pembangunan laboratorium sekolah, bantuan seragam dan perlengkapan sekolah, serta dukungan dalam bentuk lainnya
“Selain itu PetroChina juga telah menyalurkan bantuan 1000 set meja kursi belajar yang dibagi untuk sekolah ditingkat SD dan SMP yang ada di dua kabupaten, yakni untuk Tanjung Jabung Barat sekitar 500 set, kemudian di Tanjung Jabung Timur juga sebanyak 500 set,” katanya.
Ia juga mengatakan dukungan perusahaan terhadap daerah tidak hanya fokus pada dunia Pendidikan, akan tetapi PetroChina juga memiliki berbagai program lain seperti di bidang sesehatan, UMKM, pertanian, infrastruktur dan lainnya.
Pewarta: Nanang Mairiadi/RilisEditor : Nanang Mairiadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026