Kota Jambi (ANTARA) - Perusahaan Internasional gabungan dari Amerika dan Dubai berminat untuk investasi dalam pengembangan Pelabuhan Ujung Jabung, di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.
"Ada perusahaan ingin terlibat melanjutkan pembangunan pelabuhan itu, saya pikir sesuatu yang positif dan sangat terbuka," kata Gubernur Jambi Al Haris di Kota Jambi, Jumat.
Gubernur menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi memberikan ruang bagi perusahaan yang ingin terlibat dalam pengembangan infrastruktur strategis daerah tersebut.
Pelabuhan Ujung Jabung masuk dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia (AlKI) satu di Pesisir Timur Jambi, kini pembangunannya terhenti.
Gubernur telah mengimbau perusahaan tersebut untuk mengecek langsung kondisi di lapangan terkait rencana pengembangan Pelabuhan Ujung Jabung.
"Silahkan mereka cek kelapangan seperti apa pengembangannya. Kita mendukung penuh sepanjang itu untuk kemajuan Jambi," tegas dia.
Pemerintah Provinsi Jambi yang diwakili Sekda, Bappeda, Badan Keuangan dan Biro Ekonomi telah membahas langkah-langkah nyata yang diperlukan terkait rencana proyek pelabuhan kawasan ekonomi khusus Ujung Jabung.
Selain itu, anggota DPRD provinsi telah menyuarakan agar langkah percepatan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung sebagai penunjang kegiatan ekspor impor sangat diperlukan.
"Harus ada pelabuhan yang representatif, Ujung Jabung sangat tepat, mengingat kawasan itu berada langsung di alur pelayaran internasional," kata Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata.
Menurut dia, posisi Jambi berada di tengah pulau Sumatera, kondisi tersebut sangat menguntungkan. Mengingat, posisi Ujung Jabung masuk dalam ALKI satu. Berhadapan langsung dengan laut China Selatan dan jalur perairan internasional selat Malaka.
Berdasarkan data, saat ini ekspor hasil Sumber Daya Alam (SDA) Jambi, sebagian besar memanfaatkan pelabuhan luar Jambi, seperti melalui Teluk Bayur (Sumbar). Kenyataan itu mengakibatkan penurunan royalti dan pendapatan asli daerah Jambi.
Untuk itu, ia mendorong Gubernur Jambi dan anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi, agar segera mengupayakan kelanjutan pembangunan pelabuhan Ujung Jabung melalui politik anggaran bersumber dana APBN.
Pembangunan Ujung Jabung kini terhenti, maka diminta dilanjutkan oleh pemerintah.
"Pelabuhan itu strategis, bisa menjadi penyangga wilayah luar Jambi seperti Rengat (Riau) dan Musi Banyuasin (Sumsel). Mengingat potensi SDA sama," jelasnya.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026