Kota Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan Bank Jambi mulai melakukan serangkaian uji coba sistem layanan digital pascainsiden siber yang menimpa bank pembangunan daerah (BPD) tersebut.

"Sedang uji coba ATM dan M-Banking, mudah-mudahan dua hari ke depan sudah bisa. Kita sudah jalankan apa yang diminta Bank Indonesia," kata Gubernur Al Haris di Jambi, Jumat.

Ia menjelaskan, setelah sempat mengalami penghentian layanan akibat gangguan siber pada akhir Februari lalu, manajemen Bank Jambi terus berjuang melakukan perbaikan layanan.

Seperti pembenahan sistem ATM dan M-Banking untuk memastikan kestabilan dan keamanan, sebelum dibuka kembali secara penuh untuk publik.

Sebelumnya pihak bank menyampaikan bahwa keterlambatan pembukaan akses, semata-mata demi menjamin keamanan transaksi nasabah agar insiden serupa tidak terulang kembali.

Menurut gubernur, langkah itu diambil setelah Bank Jambi melakukan pembaruan infrastruktur digital dan sistem sesuai standar keamanan yang diminta oleh Bank Indonesia (BI).

Pihak bank telah bekerja sama dengan penyedia layanan digital yang ahli untuk proses pemulihan secara menyeluruh.

Al Haris memastikan jika tidak ada kendala teknis dalam masa uji coba, maka layanan digital dapat kembali digunakan secara normal dalam dua hari ke depan (14-15 Maret 2026).

Dengan pulihnya layanan, diharapkan  antrean di kantor bank, terutama menjelang pencairan tunjangan hari raya (THR) dan gaji pegawai dapat segera terurai.  

"Kita sudah melihat pola-pola uji cobanya, mudah-mudahan segera berfungsi, semoga tidak ada kendala dan dua hari ke depan bisa digunakan secara normal," jelasnya.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026