Kota Jambi (ANTARA) - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi menambah lima persen dari 219 armada bus yang telah disiapkan guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran 2026.

"Penambahan lima persen atau sekitar 12 unit bus untuk melayani mudik kali ini dengan tujuan sejumlah daerah," kata Kepala Terminal Tipe A, Alam Barajo Kota Jambi Sugiyo di Jambi, Minggu.

 

Ia menambahkan ratusan armada yang telah disiapkan berasal dari 15 perusahaan otobus (PO) yang beroperasi di wilayah Jambi, dengan berbagai rute mulai dari tujuan Pulau Jawa hingga wilayah Sumatera, seperti Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).

Penambahan armada dilakukan dari prediksi terjadi peningkatan jumlah pemudik signifikan.

Sebab, pemerintah telah mengeluarkan sistem kerja fleksibel yang memungkinkan pegawai dan karyawan menyelesaikan tugas dari lokasi mana saja atau Work From Anywhere (WFA).

Menurut catatan petugas pendataan di Terminal Alam Barajo, terhitung dari 13-14 Maret 2026, pergerakan penumpang yang meninggalkan Jambi berjumlah 1.862 orang, dengan menggunakan 71 armada, tujuan terbanyak menuju Pulau Jawa.

Sedangkan penumpang datang, dalam dua hari tersebut, tercatat sebanyak 408 orang dengan menggunakan 23 armada bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

Sugiyo memastikan peningkatan jumlah penumpang pada arus mudik 2026 diprediksi terjadi selama dua hari ke depan (15-16 Maret).

Untuk menjaga situasi mudik di terminal tetap kondusif, pemerintah menerjunkan petugas keamanan dan pelayanan informasi, untuk memastikan penumpang mendapat layanan terbaik selama arus mudik tahun ini.

 

 

Bahkan, BPTD telah menjalin kerja sama secara khusus bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi dan Provinsi Jambi untuk mengantisipasi penumpang telantar selama musim mudik Lebaran.

"Kita berikan pelayanan penuh selama 24 jam, termasuk kerja sama dengan Dinsos, kemarin kita temukan dua penumpang terlantar akibat kesalahan informasi, kita bantu pulangkan tanpa biaya ke daerah asal (Medan)," katanya.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026