Kabupaten Tanjung Jabung Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Provinsi Jambi mendatangkan bantuan tujuh kapal cepat dalam rangka memfasilitasi mudik Lebaran 2026.

Kerja sama perbantuan tersebut melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dengan perusahaan transportasi yang ada di wilayah Riau dan Kepulauan Riau (Kepri).

"Iya, itu bentuk sinergisitas antar wilayah dan instansi vertikal. Kita pemerintah daerah membuat pengajuan ke KSOP," kata Plt Kadis Perhubungan Kabupaten Tanjab Barat Agus Sumantri, di Kuala Tungkal, Jambi, Minggu.

Ia menjelaskan, langkah itu sebagai wujud mengantisipasi lonjakan kedatangan pemudik dari wilayah Batam dan kepulauan sekitarnya, menuju Jambi melalui Pelabuhan Kuala Tungkal.

Saat ini, baru satu kapal bantuan kapasitas 258 orang yang diturunkan untuk kegiatan arus mudik. Namun, jika dibutuhkan akan di tambah dengan kapal lainnya yang telah siap siaga di Batam.

Kehadiran kapal cepat, lanjut dia, sangat membantu kegiatan masyarakat selama arus mudik Lebaran, khususnya dapat menghemat waktu tempuh dari Batam menuju Kuala Tungkal, Jambi.

"Kita siagakan enam di Batam, siap beroperasi. Waktu tempuhnya cepat, hanya sekitar tujuh jam perjalanan jalur laut," terangnya.

Selain kapal cepat, pemerintah turut mengoperasikan dua kapal reguler (Roro) yang melayani perjalan angkutan orang dan barang atau kendaraan.

Berdasarkan data, hingga lima hari menjelang Lebaran, terhitung sejak 13 hingga 15 Maret, tercatat ada 1.000 pemudik yang datang dari Batam ke Kuala Tungkal. Angka itu diprediksi meningkat dalam dua hari ke depan.

Angka pemudik itu dipastikan masih terjadi lonjakan dalam dua hari ke depan. Mengingat tahun ini libur Lebaran termasuk cukup panjang, sehingga potensi arus transportasi menggunakan jalur laut masih tinggi.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ketika arus mudik Lebaran kedatangan lebih banyak dibanding keberangkatan. Sebaliknya, saat arus balik, keberangkatan justru lebih ramai dibandingkan kedatangan.

"Tahun ini liburnya panjang, tahun lalu selama Lebaran tercatat ada 5.000 pemudik. Tahun ini bisa lebih, yang jelas kita siap melayani mudik masyarakat," tutupnya.

Sementara itu, berdasarkan data laporan kegiatan aktivitas transportasi dan pos pelayanan terpadu di empat pelabuhan sungai (LLASDP) Kuala Tungkal per hari Sabtu 14 Maret 2026.

Total kapal datang (speed boat) mencapai 29 unit, kapal berangkat 30 unit. Total penumpang datang mencapai 374 orang dan penumpang berangkat 310 orang.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026