Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menambah armada pengangkut sampah guna mengantisipasi lonjakan volume menjelang dan saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Volume sampah mengalami peningkatan signifikan hingga sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa, karena adanya lonjakan konsumsi dari masyarakat," kata Wali Kota Jambi Maulana, di Jambi, Jumat.
Hal itu, menurut dia, juga disebabkan tutupnya operasional bank sampah, serta tempat pengolahan sampah (TPS) Reduce, Reuse, Recycle (3R) menjelang lebaran.
"Secara keseluruhan, sampah yang ada saat ini menjadi beban tim pengangkut sampah kota Jambi," ujarnya.
Maulana mengatakan berdasarkan data pemerintah kota, jumlah sampah pada hari biasa yang dihasilkan masyarakat mencapai 350 hingga 400 ton per hari.
Sebagai antisipasi, pihaknya sudah menyiapkan langkah menambah armada pengangkut sampah di luar operasional reguler.
Upaya tersebut untuk menjangkau wilayah perbatasan yang berpotensi mengalami penumpukan.
"Kita hindari sampah menumpuk, guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam bersilaturahim,' ujarnya.
Wali kota juga menginstruksikan Kepala Seksi (Kasi) Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantib) Kelurahan untuk memantau keberadaan tempat pembuangan sampah liar, guna mencegah penyebaran sampah hingga ke badan jalan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan," katanya.
Pemkot Jambi, kata dia, juga siap menerima kritik, namun tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri.
"Pemkot Jambi memastikan tim kebersihan tetap bekerja selama Hari Raya Idul Fitri hingga H+1 Lebaran dengan sistem bergantian agar pelayanan tetap berjalan optimal," ujarnya.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.