Kota Jambi (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Thaha Jambi mengimbau masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat terkait potensi banjir pasang laut (Rob) di pesisir Timur Jambi pada 23-36 Maret 2026.

"Terdapat potensi banjir Rob di wilayah perairan Timur Jambi akibat fase bulan baru dan fase perigee," tulis Forecaster On Duty BMKG Jambi, Benedy Fajar di Jambi, Minggu.

Ia menjelaskan, potensi pasang air laut terjadi selama sepekan ke depan,diprediksi berlangsung pada 23-26 Maret 2026.

Kondisi ini terjadi akibat masa (Fase) bulan baru atau saat bulan berada di antara bumi dan matahari, membuatnya tak terlihat, dan fase perigee atau bulan berada di titik terdekat dengan bumi dalam orbit elipsnya.

Akibat kombinasi keduanya dapat menyebabkan peningkatan pasang air laut yang lebih maksimal dibandingkan hari-hari biasanya, sehingga berpotensi menggenangi area pemukiman di pesisir.

Sementara itu, berdasarkan data pantauan BMKG, tinggi gelombang di perairan timur Jambi selama seminggu ke depan diperkirakan berada dalam kategori Tenang hingga Rendah.

Dengan ketinggian gelombang berkisar antara 0,1 hingga 1,5 meter kondisi itu cukup kondusif bagi aktivitas pelayaran kecil maupun nelayan.

"Dalam seminggu ke depan tinggi gelombang di perairan Timur Jambi di perkirakan dalam kategori tenang hingga rendah mulai (0.1 meter hingga 1.5 meter," jelasnya.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026