Jambi (ANTARA) - Jurnal hukum internasional Universitas Jambi (UNJA), Uti Possidetis: Journal of International Law, resmi terindeks Scopus sehingga memperkuat reputasi akademik kampus tersebut di tingkat internasional.

Humas UNJA Tri Imam Munandar di Jambi, Kamis, mengatakan prestasi ini menjadikan Uti Possidetis sebagai jurnal kedua di lingkungan Program Studi Ilmu Hukum UNJA yang berhasil menembus indeksasi Scopus.

"Hal ini menjadi bukti nyata pengelolaan jurnal ilmiah di prodi tersebut telah dilakukan secara profesional, mengikuti kaidah akademik, dan standar internasional yang berlaku," kata Tri Imam.

Keberhasilan ini sejalan dengan program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui gerakan "Kampus Berdampak". 

Program tersebut mendorong perguruan tinggi menghasilkan kontribusi nyata melalui publikasi ilmiah berkualitas yang berdaya saing global.

Sementara itu, Editor in Chief Uti Possidetis Dr. Akbar Kurnia Putra menyampaikan bahwa pencapaian ini bukan akhir, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab besar untuk menjaga kualitas publikasi.

"Kami berkomitmen mempertahankan standar peer-review yang ketat guna menjamin orisinalitas karya ilmiah, meningkatkan visibilitas global, serta menghindari praktik jurnal predator agar reputasi akademik tetap terjaga," ujar Akbar.

Ia juga membagikan sejumlah tips bagi akademisi yang ingin menembus jurnal terindeks Scopus. 

Menurutnya, penulis harus menekankan aspek kebaruan (novelty) dalam penelitian, menonjolkan keunggulan metodologi, serta memberikan kontribusi nyata terhadap ilmu pengetahuan.

Selain itu, artikel ilmiah harus disusun menggunakan bahasa Inggris akademik yang baik, mengikuti template jurnal secara ketat, serta didukung referensi terkini dari jurnal bereputasi dalam lima tahun terakhir.

Melalui pencapaian ini, Fakultas Hukum UNJA diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan memperluas pengaruhnya di kancah internasional.



Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026