Jambi (ANTARA) - Universitas Jambi (Unja) berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Gerai Cerdas PeKA (Cakrawala Edukasi dan Ruang Diskusi Aman untuk Semua Konsumen Indonesia) sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan digital.

"Kegiatan itu dihadiri Rektor Unja Prof. Helmi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. Shofia Amin, serta para dosen dan mahasiswa," kata Humas Unja Tri Imam Munandar di Jambi, Senin.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pengawasan Perlindungan Konsumen BI Diana Yumanita serta Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi Imam Dwi Kuncoro.

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FEB Unja Dr. Sigit Indrawijaya, serta Asisten Direktur Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Perlindungan Konsumen BI Dwiyani Sri H.W.

Hadir pula Asisten Direktur OJK Provinsi Jambi Septarini Geminastitie dan Relation Manager Funding and Transaction BRI Kantor Cabang Jambi Aufa Pintor M. Marpah.

Rektor Unja Prof. Helmi dalam sambutannya menyoroti pentingnya kelompok usia muda meningkatkan pengetahuan mengenai transaksi digital.

“Usia 17-25 tahun merupakan generasi yang perlu meningkatkan literasi transaksi digital. Penting untuk selalu berhati-hati. Dengan adanya Gerai Cerdas PeKA ini, diharapkan dapat memberikan manfaat di tengah arus transaksi digital,” kata Prof. Helmi.

Sementara itu, Diana Yumanita menyampaikan apresiasi kepada Unja atas inisiasi dan komitmen dalam peluncuran gerai tersebut. Menurutnya, Gerai Cerdas PeKA menjadi ruang belajar dan penggerak bagi konsumen muda yang kritis dan berdaya di lingkungan kampus.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jambi Imam Dwi Kuncoro menambahkan bahwa kehadiran gerai ini merupakan langkah strategis untuk literasi keuangan bagi mahasiswa.

“Gerai Cerdas PeKA diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk edukasi, konsultasi, serta kanal pengaduan yang mudah diakses,” ujar Imam.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol secara simbolis oleh Rektor dan Direktur Departemen Surveilans BI, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi gerai. Kegiatan kemudian diisi dengan bincang-bincang (talkshow) bertema “Mahasiswa Sebagai Konsumen Cerdas di Tengah Arus Transaksi Digital”.

Fasilitas ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran literasi keuangan digital yang kuat bagi civitas akademika agar lebih bijak dan terlindungi dalam menghadapi dinamika transaksi digital.



Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026