Kota Jambi (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi terus memperkuat distribusi MinyaKita melalui jaringan pasar yang tercatat dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).
Tercatat realisasi penyaluran sejak Januari sampai pertengahan April 2026, telah mencapai 1.023.853 liter, kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jambi Wiwin Indratno melalui keterangan di Jambi, Jumat.
Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menjaga kesinambungan distribusi minyak goreng subsidi ke 11 kabupaten dan kota di provinsi itu.
Langkah yang dilakukan, khususnya melalui jalur pasar rakyat yang menjadi pusat aktivitas belanja masyarakat.
"Bulog Jambi terus berupaya memastikan penyaluran MinyaKita berjalan secara optimal melalui berbagai saluran distribusi resmi, khususnya pasar rakyat karena menjadi pusat aktivitas masyarakat," ujarnya.
Wiwin merinci, dari total penyaluran 2.987.798 liter hingga 15 April 2026, sebanyak 1.023.853 liter di antaranya disalurkan melalui pasar SP2KP. Jalur ini diperkuat karena bersentuhan langsung dengan konsumen akhir.
Langkah ini, lanjutnya, merupakan bentuk komitmen Bulog untuk menjaga ketersediaan pasokan serta memperluas akses masyarakat untuk mendapatkan MinyaKita sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Sekaligus menegaskan sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
'Melalui jaringan pengecer di pasar rakyat, distribusi diharapkan semakin efektif, merata, dan mampu mendukung kelancaran pasokan kebutuhan pokok di berbagai wilayah di Provinsi Jambi," katanya.
Wilayah kerja Kanwil Jambi meliputi Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi dan Batang Hari menjadi kontributor terbesar dalam penyaluran melalui Pasar SP2KP dengan realisasi mencapai 808.571 liter.
Selain itu, distribusi melalui pasar SP2KP juga terus diperluas di wilayah kerja lainnya. Kantor cabang (Kancab) Merangin meliputi Pasar Baru dan Pasar Atas sebesar 73.602 liter.
Kancab Sungai Penuh di Pasar Sungai Penuh dan Pasar Siulak sebesar 53.412 liter. Kancab Kuala Tungkal di Pasar Parit dua, TPID Tungkal Ilir, Pasar Rantau Rasau, Pasar Parit Culum sebesar 46.736 liter dan Kancab Muara Bungo melalui Pasar Bungur dan Pasar Tanjung Bungur sebesar 41.532 liter.
"Kita terus memperkuat komitmen dalam mendukung ketersediaan pasokan minyak goreng rakyat subsidi bagi masyarakat di Provinsi Jambi," tutup Wiwin.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026