Kota Jambi (ANTARA) - Perum Bulog wilayah Jambi memastikan akan ada penambahan lima gudang baru berkapasitas seribu ton sebagai langkah penguatan ketahanan pangan nasional.
"Sudah ada lima kabupaten akan menghibahkan tanah gudang sebagaimana program pemerintah yang telah disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan)," kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jambi Wiwin Indratno di Muaro Jambi, Selasa.
Ia menjelaskan lima daerah telah menyatakan kesediaan untuk menghibahkan tanah meliputi Kabupaten Muara Bungo, Tanjung Jabung Timur, Kerinci, Muaro Jambi dan Merangin.
Pemerintah daerah tersebut, kata dia, rata-rata telah menyiapkan hibah lahan seluas 2,5 hektare. Lahan seluas itu akan dipersiapkan untuk pengembangan di masa depan.
Berdasarkan kajian, dua lokasi seperti di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Muara Bungo akan dilengkapi dengan fasilitas mesin penggilingan padi (Rice milling unit) pada tahap awal.
Untuk tiga kabupaten lainnya, penambahan fasilitas serupa akan dikaji lebih lanjut berdasarkan hasil panen di masa mendatang.
Menurut Wiwin pembangunan infrastruktur itu merupakan bagian dari program ketahanan pangan dan bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani.
Hal tersebut diharapkan dapat memotivasi petani untuk meningkatkan produksi padi, terutama dengan adanya kepastian harga.
Saat ini, harga Gabah Kering Panen (GKP) yang ditetapkan pemerintah adalah Rp6.500 per kilogram. Ketentuan harga ini wajib diikuti oleh Bulog maupun seluruh pelaku usaha di Jambi.
"Ini bentuk keberpihakan pemerintah supaya petani semangat untuk menanam padi, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan alat penggiling saat panen melimpah," pungkasnya.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.