Tanjung Jabung Timur, Jambi (ANTARA) - Polres Tanjung Jabung Timur, Polda Jambi isi peringatan Hari Buruh 2026 dengan kegiatan diskusi melibatkan perwakilan serikat buruh yang ada di wilayah tersebut membahas berbagai isu penting yang tengah berkembang belakangan ini.
"Kolaborasi itu penting, polisi dan serikat buruh di sini komitmen menjaga peringatan hari buruh berjalan kondusif, diskusi seperti ini merupakan salah satu upayanya," kaya Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade Candra di Muara Sabak, Jumat.
Menurut dia, sarapan pagi bersama-sama perwakilan serikat buruh itu menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan para buruh, sama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Ia mengajak seluruh pihak senantiasa mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan atau konflik yang terjadi.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan pesan khusus kepada tani agar ikut menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu upaya paling nyata, tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Ade menegaskan, kepolisian memiliki komitmen kuat membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi tanpa harus menunggu momentum tahunan seperti ini.
Ketua Serikat Buruh Jambi Amanah (SBJA) Ferdi Hazrian menyambut positif diskusi yang di gagas antara kedua belah pihak saat peringatan May Day 2026.
Ferdi berharap ke depan peringatan hari buruh dapat difasilitasi oleh pemerintah daerah Tanjung Jabung Timur, melalui kegiatan positif seperti jalan santai atau perlombaan, sehingga dapat menjadi ajang kebersamaan dan hiburan bagi para buruh.
"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa diakomodir oleh pemerintah," katanya.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026