Jambi (ANTARA) - Yayasan Buddha Tzu Chi dan PT Wirakarya Sakti (WKS) menyalurkan bantuan bahan pangan kepada masyarakat terdampak kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada 08 Mei 2026.
Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Jumat 01 Mei 2026 menjelang waktu magrib dan mengakibatkan sekitar 81 KK terpaksa mengungsi dikarenakan tempat tinggal mereka yang mengalami kerusakan bahkan hangus terbakar.
Bantuan yang disalurkan sebanyak 81 paket sembako berupa beras, minyak goreng, makanan instan, air mineral, dan selimut.
Tim pemadam kebakaran PT WKS juga turut dikerahkan untuk membantu memadamkan api pada hari kejadian.
Bantuan ini diterima langsung oleh masyarakat dan disaksikan oleh Pak Ismail,selaku Camat Pengabuan, serta Bu Raudah, Lurah Teluk Nilau.
Raudah menyampaikan apresiasi atas bantuan yang telah disalurkan oleh Tzu Chi dan PT WKS.
"Bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu bagi masyarakat Teluk Nilau yang saat ini sedang menghadapi kondisi pasca kebakaran. Ini menjadi salah satu dari wujud kepedulian nyata dari PT WKS dan Yayasan Buddha Tzu Chi terhadap musibah yang warga alami", kata Raudah.
Dalam kesempatan yang sama, salah satu korban terdampak kebakaran, M Sanusi, turut mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut.
"Saya serta warga Teluk Nilau mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas bantuan yang disalurkan. Mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah yang dilipatgandakan pahalanya," kata Sanusi.
Melalui penyaluran bantuan ini, PT WKS dan Yayasan Buddha Tzu Chi berharap dapat membantu masyarakat yang terdampak hingga keadaan masyarakat Teluk Nilau dapat pulih kembali. Perusahaan juga berkomitmen untuk selalu hadir dan berkontribusi dalam upaya kemanusiaan serta mendukung masyarakat yang membutuhkan, kata Siswantoro, CSR Head PT WKS.
"Kami berharap semoga warga Teluk Nilau segera bangkit dan lekas pulih dari kejadian kebakaran yang menimpa mereka saat ini. Semoga bantuan kemanusiaan yang perusahaan dan yayasan salurkan hari ini dapat mendukung dan meringankan kebutuhan sehari-hari para korban," kata Siswantoro.
Pewarta: Nanang Mairiadi/RilisEditor : Nanang Mairiadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.