Dr. Uce Lestari lahir di Jambi pada 17 Oktober 1982. Ia merupakan anak pertama dari dua bersaudara, pasangan Iria Fahmi dan Nurhaida. Latar belakang keluarga sederhana tidak menjadi penghalang baginya untuk terus menempuh pendidikan tinggi dan meraih prestasi akademik, demikian keterangan resmi UNJA, Senin.
Perjalanan pendidikannya dimulai dari jenjang Sarjana Farmasi di Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Yayasan Perintis Padang pada tahun 2004. Ia kemudian melanjutkan Profesi Apoteker pada tahun 2005, meraih gelar Magister Farmasi di Universitas Andalas pada tahun 2010, hingga akhirnya menyelesaikan pendidikan doktoral di bidang Ilmu Farmasi di Universitas Padjadjaran, Bandung.
Sejak bergabung sebagai dosen di UNJA pada tahun 2015, Dr. Uce menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap dunia penelitian. Ia secara konsisten melakukan riset, khususnya terkait pengembangan kosmetik berbahan alam. Rasa ingin tahu yang besar mendorongnya untuk terus menggali potensi bahan aktif, termasuk dari limbah cangkang sawit, hingga menghasilkan produk yang tidak hanya berhenti pada penelitian, tetapi juga dapat dihilirisasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Hasil dari berbagai penelitian tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk artikel dan publikasi ilmiah, yang berkontribusi terhadap capaian SINTA Score yang diraihnya saat ini.
Dr. Uce mengungkapkan prinsip hidup yang selalu ia pegang, yaitu menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses menuju keberhasilan.
“Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Banyak sekali likaliku hidup yang membuat saya gagal, tetapi justru kegagalan itulah yang membuat saya terus maju dan berkembang,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sikap jujur, percaya diri, dan berani, baik bagi mahasiswa maupun dosen. Menurutnya, rasa percaya diri sangat penting terutama dalam dunia riset, termasuk saat mengembangkan produk dan melakukan hilirisasi. Ia meyakini bahwa konsistensi dan keyakinan terhadap hasil karya sendiri akan membawa seseorang pada kemajuan.
“Hidup itu harus jujur, percaya diri, dan berani. Jangan terlalu mendengarkan kata orang. Selama apa yang kita lakukan benar dan hasilnya nyata, kita harus yakin dengan diri sendiri,” kata Uce.
Selain itu, Dr. Uce juga mengungkapkan bahwa sosok yang paling berperan dalam perjalanan hidupnya adalah kedua orang tuanya. Meskipun memiliki latar belakang pendidikan yang terbatas, nilai-nilai kehidupanyang mereka tanamkan menjadi fondasi kuat dalam perjalanan akademiknya.
“Sosok yang sangat berperan tiada taranya itu orangtua, karna orangtua saya memiliki latar belakang yang tidak berpendidikan. Ama tamat SD sedangkan Abah tamat SMP,” ungkapnya.
Dengan dedikasi, kerja keras, serta semangat pantang menyerah, Dr. Apt. Uce Lestari, S.Farm., M.Farm., berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk berprestasi. Capaian Top 5 SINTA Score 3YR ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Pewarta: Nanang MairiadiUploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.