Tanjab Timur, Jambi (ANTARA) - SKK Migas–PetroChina International Jabung Ltd menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui dukungan terhadap kegiatan bakti sosial peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur di Aula Kantor Camat Geragai, Rabu (13/5).
Peringatan May Day 2026 di Tanjung Jabung Timur mengusung tema "Kolaborasi Wujudkan Kemajuan Industri untuk Kesejahteraan Pekerja" dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, perusahaan serta para pekerja di wilayah tersebut.
Pada kegiatan tersebut, perusahaan bersama para pemangku kepentingan menyerahkan bantuan paket sembako kepada para buruh sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja di wilayah operasi perusahaan.
Hadir dalam kegiatan itu Personalia Supervisor PetroChina Andi Saputra, Act Supervisor Comdev PetroChina M Yusuf, Asisten I Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tanjabtim Suhas Purrojani, Kabag Ops Polres Tanjabtim yang juga menjabat Plt Wakapolres Kompol Muhammad Firdaus, Sekretaris Dinas Nakertrans, Camat Geragai serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Andi Saputra mengatakan PetroChina saat ini memiliki sekitar 1.500 pekerja yang tersebar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat. Menurut dia, perusahaan terus berupaya memastikan seluruh tenaga kerja memperoleh hak-haknya sesuai ketentuan yang berlaku.
"Perusahaan terus bersinergi dengan stakeholder dalam mengawasi norma ketenagakerjaan dan jaminan sosial pekerja," katanya saat diwawancarai di sela kegiatan.
Ia menjelaskan perusahaan memastikan tidak ada pekerja di lingkungan PetroChina yang menerima upah di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK). Selain itu, seluruh tenaga kerja juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
"Semua pekerja dipastikan memperoleh hak sesuai aturan, baik dari sisi pengupahan maupun perlindungan jaminan sosial," ujarnya.
Dalam kegiatan May Day tersebut, SKK Migas–PetroChina juga menyerahkan 25 paket sembako kepada perwakilan buruh. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap para pekerja yang turut mendukung kelancaran operasional perusahaan.
Menurut Andi, momentum May Day menjadi sarana mempererat hubungan antara perusahaan, pekerja dan pemerintah daerah sehingga tercipta hubungan industrial yang harmonis.
"Kegiatan seperti ini penting karena menjadi wadah silaturahmi dan pengawasan bersama agar seluruh ketentuan pemerintah dapat berjalan dengan baik,"katanya.
Sementara itu, salah seorang pekerja PetroChina yang bertugas sebagai petugas keamanan, Budi Harsono, mengaku kesejahteraan pekerja di perusahaan tersebut cukup diperhatikan.
Ia menyebut pembayaran gaji dan tunjangan hari raya dilakukan tepat waktu, termasuk perhatian perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.
"Jaminan sosial dan keselamatan kerja selama ini menjadi perhatian perusahaan,"katanya.
Pewarta: Hendri/Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026