Kota Jambi (ANTARA) - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jambi Sudirman mendukung penuh kegiatan bola gembira dalam rangka menyongsong Piala Dunia yang di gelar di tiga negara mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 mendatang.

Dukungan disampaikan dalam pertemuan yang dihadiri Kepala Stasiun (Kepsta) TVRI Jambi, Kepsta RRI dan Kepala Biro ANTARA Jambi di rumah dinas Sekdaprov Jambi, Kamis.

Sekda menyambut baik rencana tiga lembaga tersebut dalam menghadirkan kegiatan hiburan rakyat dalam rangka menyambut pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia. 

"Kita (pemerintah) dukung, nanti kita upayakan kolaborasi bersama agar semarak kegiatan bola gembira di Jambi berjalan sukses, kata Sekdaprov Jambi, Sudirman. 

Lanjut dia, pemerintah daerah akan ikut membantu pelaksanaan kegiatan (even) bola gembira melalui fasilitasi koordinasi antarintasi yang akan dilibatkan, terkait rencana kegiatan bola gembira yang akan dilaksanakan pada 7 Juni mendatang di halaman RRI Jambi. 

"Besok (15/5), ada kegiatan safari subuh di hadiri gubernur, coba nanti bapak-bapak (Kepala TVRI, RRI, ANTARA), temui langsung pak gubernur terkait rencana ini, saya yakin beliau akan mendukung," pinta dia,"

Kepsta TVRI Stasiun Jambi Herly Marjoni menambahkan kegiatan nonton bareng siaran Piala Dunia akan digelar di seluruh kabupaten dan kota di Jambi dengan melibatkan dukungan kepala daerah setempat. 

Menurut Herly dukungan itu telah ditindaklanjuti melalui pengisian nomor khusus (barcode) siaran Piala Dunia oleh seluruh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di daerah.

Nantinya, setiap daerah akan menggelar nonton bareng (nobar) di lapangan terbuka mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dengan menghadirkan pelaku usaha kecil mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat. 

"Saya sudah berkunjung ke seluruh wilayah, kampanye program siaran Piala Dunia, semuanya (kepala daerah) menyambut baik. Bahkan siap menggelar nonton bareng rata-rata di dua lokasi," tambah dia.

Selain itu, untuk mendukung semarak Piala Dunia, TVRI sebagai pemegang hak siar mendorong pelaku usaha mulai dari hotel, cafe, dan restoran membuka kerja sama membeli lisensi hak siar.

Kerja sama paket hak siar yang ditawarkan cukup beragam, dari 104 pertandingan yang akan disiarkan, pihak ke kedua atau pelaku usaha cukup membayar 10 hingga 25 juta rupiah untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP).



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026