Kota Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat sistem pengelolaan persampahan melalui peluncuran armada pengangkut sampah berbasis digital yang dilakukan di lapangan Kantor Wali Kota, Kota Baru, Kota Jambi, Senin.
Peluncuran armada tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625.
Peluncuran armada digital itu menjadi bagian dari percepatan program Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) yang saat ini terus dikembangkan di Kota Jambi.
Sebanyak 20 armada pengangkut sampah berbasis digital direncanakan mulai beroperasi penuh pada akhir Mei 2026 dengan dukungan armada Arm Roll yang telah tersedia.
Wali Kota Maulana mengatakan persoalan persampahan merupakan tantangan kompleks yang membutuhkan penanganan serius dan modern melalui pemanfaatan teknologi digital.
"Kami hadirkan armada yang tugasnya hanya mengantar sampah dari depo transfer ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo," katanya.
Armada tersebut akan difokuskan untuk mengangkut sampah dari tujuh depo transfer menuju TPA Talang Gulo.
Menurut dia, armada baru itu dilengkapi sistem pemantauan digital sehingga keberadaan kendaraan dapat dipantau secara langsung.
Kendaraan itu juga dapat dimatikan dari jarak jauh apabila keluar dari jalur operasional yang telah ditentukan.
"Armada ini juga memiliki penampungan air limbah agar tidak mencemari jalan saat proses pengangkutan sampah berlangsung," katanya.
Pihaknya juga mengoperasikan 150 becak motor pengangkut sampah melalui program Kampung Bahagia untuk melayani pengambilan sampah dari rumah ke rumah.
Pemerintah kota setempat berharap sistem tersebut mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan bebas dari tempat pembuangan sampah (TPS) liar di kawasan permukiman maupun jalan protokol.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.