Kota Jambi (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui pengembangan komoditas jagung sebagai salah satu upaya menjaga dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

 

Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan panen raya jagung yang digelar Kelompok Tani Tunas Jaya di RT 15, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Selasa.

Kegiatan panen raya itu ditinjau langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Jambi sekaligus Ketua DPC HKTI Kota Jambi Muhammad Yasir.

Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian masyarakat, terutama pengembangan komoditas jagung yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas pangan daerah.

Panen raya berlangsung penuh semangat kebersamaan antara petani, penyuluh pertanian, dan unsur organisasi tani.

Yasir mengapresiasi kerja keras para petani yang tetap konsisten menjaga produktivitas lahan pertanian di tengah berbagai tantangan sektor pangan saat ini.

Menurut dia, keberhasilan panen raya jagung yang dilakukan Kelompok Tani Tunas Jaya menjadi bukti bahwa kelompok tani mampu menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung ketahanan pangan lokal di kota setempat.

"Panen raya ini menunjukkan semangat dan kerja keras petani yang luar biasa," katanya.

Pihaknya terus mendukung penuh penguatan sektor pertanian, termasuk peningkatan kesejahteraan petani dan pengembangan komoditas jagung di Kota Jambi.

Panen raya jagung yang digelar Kelompok Tani Tunas Jaya tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani yang lain untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal di Kota Jambi.

Yasir juga berdialog dengan para petani terkait kebutuhan sarana produksi, penyediaan bibit unggul, pupuk, hingga akses pemasaran hasil panen.

Kegiatan tersebut turut didampingi Rosnaneti dan Yasnanita, selaku Penyuluh Kabupaten Muaro Jambi.



Pewarta: Agus Suprayitno/Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026