Kota Jambi (ANTARA) - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Jambi Nadiyah memperkuat upaya pencegahan stunting melalui peluncuran Program Gerakan Edukasi, Nutrisi, Tumbuh Kembang, dan Literasi Anak (Gentala) Kota Jambi Bahagia.
Program tersebut diluncurkan di Taman Kongkow Kota Baru, Kota Jambi, Kamis, sebagai bagian dari komitmen daerah dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Generasi Emas 2045.
Kegiatan itu mengusung tema "Bersama Gentala Kota Jambi Bahagia Mewujudkan Anak Jambi yang Cerdas, Sehat, Literasi, Berkarakter, dan Bebas Stunting".
Nadiyah mengatakan program Gentala dirancang untuk memberikan edukasi terkait pemenuhan gizi, tumbuh kembang, literasi, dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Program tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam menekan angka stunting di Kota Jambi.
Menurut dia, keberhasilan upaya pencegahan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Program Gentala melibatkan Pokja Bunda PAUD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta berbagai dinas terkait setempat.
Kegiatan itu juga menghadirkan berbagai aktivitas yang mendukung tumbuh kembang anak, seperti penguatan literasi melalui mendongeng dan bercerita (story telling), pemeriksaan tumbuh kembang anak, pemeriksaan kesehatan orang tua, serta edukasi pola asuh dalam pencegahan stunting.
Nadiyah juga mengajak masyarakat membiasakan konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang kaya gizi dan mudah dijangkau.
"Kami berharap program Gentala dapat menurunkan angka stunting di Kota Jambi sehingga anak dapat tumbuh sehat, belajar optimal, dan menjadi generasi unggul pada 2045," katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi Elvi Roza, perwakilan organisasi perangkat daerah terkait, Himpaudi, IGTKI Kota Jambi, para Bunda PAUD, guru PAUD, serta anak PAUD bersama orang tua.
Pewarta: Agus Suprayitno/Melli AndaniEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.