Kabupaten Kerinci, Jambi (ANTARA) - Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) menerjunkan tim untuk mendalami laporan masyarakat terkait isu kemunculan harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) di wilayah Desa Ujung Ladang, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi.

"Kemarin (4/6) kita sudah turunkan tim untuk cek lokasi, informasi dari beberapa masyarakat bahwa mereka melihat harimau melintas di dekat ladang mereka," kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I BBTNKS David di Kerinci, Jumat.

David menambahkan saat tiba di lokasi yang dimaksud, petugas tidak menemukan tanda-tanda berupa jejak harimau seperti yang dilaporkan oleh masyarakat setempat.

Menindaklanjuti laporan itu, pihak BBTNKS telah menjalin koordinasi bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, guna melakukan pemeriksaan bersama di lapangan.

Guna menjaga keamanan bersama, ia meminta masyarakat yang berada di sekitar lokasi untuk sementara waktu mengurangi aktivitas berladang.

Namun, apabila masyarakat tetap harus melakukan aktivitas tersebut, dia mengimbau agar tidak pergi sendirian. Kegiatan berladang sebaiknya dilakukan secara bersama-sama atau dalam kelompok yang terdiri dari minimal dua orang atau lebih.

Selain itu, masyarakat diminta untuk memperhatikan waktu beraktivitas, memastikan untuk kembali sebelum sore hari atau sebelum kondisi mulai gelap.

Sebagai tambahan, warga diharapkan selalu membawa benda-benda yang dapat mengeluarkan bunyi-bunyian saat berada di ladang.

"Mudah-mudahan harimau tersebut hanya melintas saja karena informasi yang didapat pada saat kejadian juga ada rombongan babi hutan yang lewat," tutupnya.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026