Jambi (ANTARA) - Tim SAR Gabungan Jambi menyisir aliran Sungai Batanghari untuk mencari seorang pemancing atas nama Indra yang dilaporkan keluarga hilang sejak Kamis malam (4/6) dan sampai saat ini belum kembali.
Korban Indra, warga Pematang Sulur, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Batanghari, di Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi yang masih dilakukan pencarian oleh tim SAR, kata Humas Basarnas Jambi M Lutfhi di Jambi, Jumat.
"Hingga Jumat sore korban masih dalam pencarian intensif tim SAR gabungan," katanya.
Peristiwa ini pertama kali dilaporkan BPBD Kota Jambi ke Kantor SAR Jambi sekitar pukul 13.20 WIB.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui berangkat memancing pada Kamis malam (4/6) sekitar pukul 22.10 WIB. Namun, hingga Jumat siang, Indra tidak kunjung pulang ke rumah.
Keluarga yang cemas kemudian menyusul ke lokasi biasa korban memancing di tepi Sungai Batanghari. Di sana, mereka hanya menemukan sepeda motor, sepasang sandal, dan ponsel milik korban yang tergeletak di tepi sungai. Sementara korban tidak terlihat di sekitar lokasi.
Warga bersama keluarga sempat melakukan pencarian mandiri dengan menyisir tepian sungai, namun tidak membuahkan hasil. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak berwenang.
Menerima laporan, Kepala Kantor SAR Jambi langsung mengerahkan satu Search Rescue Unit (SRU) yang terdiri atas enam personel. Tim berangkat menuju lokasi pada pukul 13.36 WIB dengan waktu tempuh sekitar 35 menit dari Kantor SAR Jambi.
Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan: Tim Rescue Kantor SAR Jambi, BPBD Kota Jambi, Polsek Telanaipura, Koramil, jajaran Kecamatan Telanaipura, Kelurahan Buluran Kenali, serta dibantu masyarakat setempat.
Di bawah kondisi cuaca berawan tim gabungan mengerahkan sejumlah alat utama (alut) dan peralatan SAR. Di antaranya truk personel, satu unit perahu karet Landing Craft Rubber (LCR), motor trail untuk mobilitas di bantaran sungai, serta peralatan medis dan evakuasi lengkap.
Koordinator lapangan menyebut penyisiran difokuskan di sekitar titik ditemukannya motor dan HP milik korban dengan radius yang terus diperluas. Tim menggunakan LCR untuk menyisir aliran sungai, sementara personel lainnya menyisir darat di sepanjang bantaran.
“Arus Sungai Batanghari terpantau cukup tenang, tapi tetap waspada, karena banyak palung. Kami bagi tim jadi dua, penyisiran via air dan darat,” kata Luthfi yang juga salah satu anggota Tim Rescue Kantor SAR Jambi.
Hingga saat ini korban Indra belum ditemukan. Operasi SAR akan dilanjutkan dan dievaluasi sesuai SOP, termasuk kemungkinan penambahan personel dan alat jika diperlukan.
Kantor SAR Jambi mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar lebih berhati-hati, terutama saat malam hari. Warga juga diminta segera melapor ke pihak berwenang jika ada anggota keluarga yang hilang atau belum pulang melebihi waktu wajar.
Pewarta: Nanang MairiadiEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.