Memasuki tahun ketiga secara berturut-turut, program pendampingan yang berorientasi pada masa depan ekonomi lokal ini kembali hadir.
Kali ini, sebanyak 25 pelaku UMKM terpilih asal Tanjab Barat berkesempatan mengikuti pelatihan intensif yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kuala Tungkal. Agenda ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah ruang inkubasi untuk memoles produk-produk unggulan daerah agar memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar modern.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta dibekali dengan berbagai pengetahuan esensial, mulai dari standardisasi kualitas produksi, higienitas, perbaikan kemasan (packaging), hingga pengurusan sertifikasi halal dan izin edar resmi.
Sentuhan pendampingan dari PetroChina ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan nyata yang sering dihadapi oleh pelaku usaha rumahan di daerah.
Kehadiran program yang berkelanjutan ini pun memetik respons yang sangat hangat. Para peserta mengaku merasa sangat terbantu karena materi yang diberikan sangat aplikatif. Mereka kini jauh lebih percaya diri untuk mengemas produk lokal mereka secara premium agar mampu memikat mata konsumen yang lebih luas, bahkan hingga ke tingkat nasional.
Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat. Melalui sinergi yang telah terajut selama tiga tahun beruntun ini, pemerintah daerah menilai PetroChina telah memberikan kontribusi konkret dalam menjaga asa ekonomi warga, menekan angka pengangguran, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar area operasional hulu migas Blok Jabung.
Bagi PetroChina, program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) ATAU Corporate Social Responsibility (CSR) ini merupakan bagian dari filosofi perusahaan untuk tidak hanya fokus dalam mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga memastikan masyarakat lokal merasakan dampak positif dari kehadiran industri hulu migas. Lewat pelatihan mutu ini, produk-produk lokal khas Tanjab Barat kini perlahan bertransformasi menjadi lebih berkelas, siap naik kelas, dan mandiri secara ekonomi di masa depan.
Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat.M.Ag memberikan apresiasi kepada SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd yang telah melaksanakan kegiatan pelatihan untuk pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
"Kami memberikan apresiasi kepada SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd, karena terus melakukan pelatihan, pemberdayaan dan pembinaan untuk UMKM Kita," Ucap Bupati Anwar Sadat, Selasa (09/06/2026).
Lebih lanjut bupati Anwar Sadat mengatakan bahwa PetroChina International Jabung Ltd sudah banyak melakukan pemberdayaan untuk masyarakat kabupaten Tanjung Jabung Barat.
"Bukan hanya di sektor UMKM saja, tetapi ada juga di sektor yang lainnya juga banyak, yaitu pelatihan keterampilan untuk anak-anak disabilitas, bantuan dan pendampingan bagi kelompok-kelompok pengusaha yang ada di desa, pengentasan Stunting, bantuan untuk para nelayan. banyak hal yang sudah di lakukan oleh PetroChina International Jabung Ltd, oleh karena itu kami sangat mengapresiasi kehadiran PetroChina di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam rangka pemberdayaan masyarakat kami," Ungkap bupati Anwar Sadat.
Pelatihan peningkatan Mutu Produk UMKM yang telah dilaksanakan PetroChina sebelumnya yang telah berjalan selama 3 tahun berturut-turut, telah berhasil melahirkan dan menetaskan UMKM-UMKM tangguh yang memiliki produk berkualitas tinggi serta berdaya saing di pasar.
Kegiatan dilaksanakan di Aula Hotel Grand Ar-Riyad Kuala Tungkal ini turut dihadiri Government and Relation Superintendent, Lasno dan CSR Specialist Rina Putri, Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tanjab Barat, para narasumber/instruktur ahli, serta puluhan pelaku UMKM utusan dari berbagai Kecamatan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta tamu undangan lainnya.
Pewarta: Nanang Mairiadi/Eko SiswonoUploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.