Tanjab Barat, Jambi (ANTARA) - Pinang Betara komoditas unggulan Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Provinsi Jambi resmi kantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum daerah tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi, Jonson Siagian, di Jambi, Kamis menyampaikan bahwa penyerahan sertifikat tersebut merupakan langkah strategis dalam melindungi kekayaan intelektual komunal daerah.
“Kami sangat mengapresiasi langkah aktif Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sertifikat Indikasi Geografis ini merupakan bentuk perlindungan agar keaslian nama dan kualitas Pinang Betara tidak diklaim ataupun disalahgunakan oleh pihak lain," kata Jonson.
Menurut dia, pengakuan terhadap komoditas unggulan itu menjadi modal yang kuat untuk menembus pasar ekspor dengan identitas daerah yang sah dan diakui.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jambi Sri Argunaini menegaskan bahwa Pinang Betara memiliki keunggulan tersendiri yang dipengaruhi oleh kondisi geografis khas Kabupaten Tanjab Barat.
“Setelah memperoleh sertifikat ini, tugas kita bersama adalah menjaga konsistensi mutu dan kualitas produk. Kami siap mendukung pengembangan serta diversifikasi produk turunan pinang agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” ungkapnya.
Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.
Menurutnya, sertifikasi Indikasi Geografis bagi Pinang Betara menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan berbagai komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi ekonomi tinggi, seperti Udang Ketak, Kepiting Amasoka, Kopi Liberika Tungkal Komposit, Nanas Muntialo yang telah lebih dahulu memperoleh Sertifikat IG.
“Selain Pinang Betara dan Kopi Liberika Tungkal Komposit yang telah bersertifikat Indikasi Geografis, kita juga melihat Nanas Muntialo memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan khas Tanjung Jabung Barat,” ujar Bupati.
Bupati berharap keberadaan berbagai komoditas unggulan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para petani dan pelaku usaha lokal untuk terus meningkatkan produksi, menjaga kualitas, serta mengembangkan produk-produk khas daerah yang memiliki daya saing tinggi.
Melalui pengembangan terintegrasi berbagai sektor (agrokompleks) dan perikanan yang berkelanjutan.
Pemerintah daerah optimistis berbagai komoditas unggulan daerah mampu menembus pasar yang lebih luas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pinang Betara adalah identitas dan kebanggaan masyarakat Tanjung Jabung Barat. Setelah diterimanya sertifikat ini, pemerintah daerah akan terus melakukan pendampingan melalui pembinaan, standardisasi mutu, hingga perluasan jaringan pemasaran," tutup bupati.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.