Merangin, Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di Provinsi Jambi yang ikut melestarikan generasi hafal (tahfiz) Al Quran sebagai investasi terbaik untuk dunia dan akhirat.
"Kalian adalah aset yang cahayanya kelak akan menerangi bapak, ibu ketika dalam kubur. Karena mereka menghafal Al Quran, itu tidak bisa dinilai dengan harta," kata Gubernur saat menghadiri haflah khotmil dan akhirussanah santri-RA-SDIT-Wustho dan Ulya Pondok Pesantren Bustanu Usysyaqil Quran (BUQ) di Merangin, Sabtu malam.
Menurut Al Haris hafalan Al Quran yang diraih merupakan investasi terbaik untuk dunia dan akhirat, sekaligus benteng peradaban Jambi ke depan.
Dirinya juga mengapresiasi beberapa santri yang telah mencapai khatam hingga puluhan juz, termasuk santri kelas empat sekolah dasar yang sudah berhasil menghafal hingga juz 30.
Serta santri lain yang telah menyelesaikan delapan hingga sembilan juz. Menurutnya, pencapaian menghafal Al Quran merupakan aset spiritual yang akan menerangi orang tua di akhirat nanti.
Ia juga turut mengapresiasi perkembangan pondok pesantren yang terus menunjukkan kemajuan, khususnya pembangunan gedung dan perkembangan pendidikan yang semakin baik.
"Kami sangat bangga atas capaian anak-anak santri. Ini bukti Merangin melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan berilmu. Hafalan Al Quran ini adalah investasi dunia dan akhirat," tegasnya.
Ketua ponpes BUQ Aris Muthohar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Al Haris mengingat setiap tahun menyempatkan diri untuk datang ke ponpes BUQ.
Pimpinan/Ketua Panitia Ponpes, Aris Muthohar melaporkan, acara wisuda tahfiz pertama ini digelar berbeda dari sebelumnya yang hanya mewisuda santri khatam 30 juz, melainkan juga mengapresiasi santri dengan hafalan beberapa juz.
Mulai tahun ini pondok memberikan penghargaan sebagai bukti (syahadah) bagi santri yang telah menghafal minimal lima juz sebagai bentuk motivasi lanjutan.
"Biasanya anak-anak tidak kita wisuda, dibiarkan sehingga wisudanya langsung 30 juz. Tapi malam hari ini, mulai tahun ini yang sudah hafal lima juz ke atas akan kita wisuda juga," ungkapnya.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.