Jakarta (ANTARA) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberikan layanan kesehatan khusus bagi buruh di seluruh Rumah Sakit Polri lewat program Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh.
"Kami memberikan kartu untuk buruh dengan nama Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh untuk buruh bisa melaksanakan kegiatan pengecekan kesehatan di seluruh layanan Rumah Sakit Polri yang ada di Indonesia," kata Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri kegiatan puncak bakti kesehatan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tingkat III Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa.
Ia mengatakan pemberian kartu itu merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya buruh di seluruh Indonesia.
Atas adanya program tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi dan mengingatkan buruh untuk memanfaatkan program dengan baik.
Ia menyebut empat penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di Indonesia, yaitu strok, jantung, kanker, dan ginjal.
Menurutnya, penyakit-penyakit tersebut dapat dihindari dengan rutin mengecek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.
"Tekanan darah harus di bawah 120/80. Kalau lebih, jangan anggap enteng merasa sehat karena nanti kena strok, lalu meninggal. Jadi kalau lebih baik, datang ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit Polri, sekarang sudah bisa untuk dapat obat gratis," katanya.
Dengan menjaga kesehatan, ia mengharapkan masyarakat Indonesia selalu sehat dan bisa berusia lebih dari rata-rata usia orang Indonesia saat ini yang berusia 74 tahun.
Pada Selasa hari ini, Kapolri menghadiri kegiatan puncak bakti kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-80 yang jatuh pada 1 Juli mendatang.
Kegiatan bakti kesehatan sendiri telah digelar sejak 1 Juni dan akan berlangsung hingga 1 Juli 2026 di seluruh Indonesia. Kegiatan itu melibatkan kurang lebih 5.354 tenaga kesehatan.
Sampai dengan saat ini, total layanan kesehatan yang telah diberikan sebesar 664.975 layanan yang meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan umum, pemeriksaan gigi, pemeriksaan dan pengobatan spesialis, operasi katarak, operasi bibir sumbing, operasi bedah minor, donor darah, pemeriksaan laboratorium, khitan massal, pembagian vitamin dan paket imunitas, pemeriksaan stunting, penyuluhan dan pelayanan KB atau KIA, pemberian kacamata gratis, pemeriksaan dan pengobatan TBC, pelayanan kesehatan serta pemberian alat bantu disabilitas.
Baca juga: Momentum Hari Bhayangkara, Polri gelar puncak bakti kesehatan
Baca juga: Sambut HUT Bhayangkara, personel Brimob Polda Metro gelar donor darah
Baca juga: Korlantas perkuat tujuh indikator kinerja di momentum Hari Bhayangkara
Pewarta: Nadia Putri RahmaniUploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.